- Pirlo sempat gagal bersinar di Inter sebelum menemukan peran sejatinya di Brescia.
- Kejeniusan taktiknya menjadikannya pusat permainan di AC Milan dan Juventus.
- Warisannya abadi sebagai simbol elegansi dan kecerdasan dalam sepak bola Italia.
Pirlo tetap setia pada gayanya, lamban namun jenius, tenang di tengah tekanan, dan mematikan lewat bola mati.
Saat sepak bola Eropa mulai mengagungkan pressing tinggi, Pirlo membuktikan bahwa kecerdasan bisa mengalahkan kecepatan.
Menjelang akhir karier, ia merantau ke MLS bersama New York City FC, bergabung dengan Frank Lampard dan David Villa.
Meski bermain jauh dari sorotan Eropa, aura elegan dan kharismanya tak pernah luntur.
Bagi banyak penggemar, setiap momen Pirlo, entah itu umpan terukur, tendangan bebas indah, atau penalti Panenka melawan Inggris di Euro 2012 adalah pelajaran tentang seni mengendalikan permainan.
Dari Brescia ke Milan, dari Juventus hingga New York, Andrea Pirlo membuktikan bahwa kejeniusan di lapangan tidak selalu datang dari tenaga, tapi dari pikiran dan sentuhan yang penuh ketenangan.
Sebuah warisan yang membuatnya dikenang selamanya sebagai Sang Arsitek Sepak Bola Italia.
Kontributor: Azka Putra
Baca Juga: Napoli Amankan Kemenangan Tipis atas Lecce, Kokoh di Puncak Klasemen Serie A
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Atletico Madrid Vs Arsenal, Mikel Arteta: Saatnya Menunjukkan Betapa Hebatnya Kami
-
Jelang Duel, Bek Arsenal Puji Kualitas Julian Alvarez
-
Arsenal Favorit? Diego Simeone Kirim Ancaman ke The Gunners: Atletico Tak Takut
-
Arsenal ke Madrid Tanpa Tiga Bintang, Arteta Dipaksa Rombak Skuad Jelang Duel Lawan Atletico
-
Nova Arianto Panggil 7 Pemain Diaspora untuk Hadapi Piala AFF U-19 2026, Termasuk Matthew Baker
-
Pengamat Heran Indonesia Gagal di Piala Thomas 2026, PBSI Diminta Lakukan Evaluasi Besar
-
4 Pemain Persija Jakarta Dipanggil TC Timnas Indonesia, Ini Pesan Mauricio Souza
-
Bek Persib Akui Peluang Jadi Juara Super League 2025/2026 Sangat Berat
-
Kekuatan Vietnam Bertambah, Striker Ganas Asal Brasil Resmi Dinaturalisasi
-
Bayern Munich Dilibas PSG 4-5, Wayne Rooney Kritik Pedas Harry Kane