- AC Milan gagal memaksimalkan keunggulan dan kehilangan momentum kemenangan melawan Atalanta.
- Massimiliano Allegri menilai kurangnya rasa percaya diri dan efektivitas menjadi penyebab utama hasil imbang.
- Cedera pemain kunci menjadi perhatian tambahan bagi Milan jelang laga berikutnya.
Suara.com - Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri mengakui bahwa anak asuhnya tampil kurang percaya diri saat ditahan imbang 1-1 oleh Atalanta di Stadion New Balance Arena, Bergamo, Rabu (29/10) dinihari WIB.
Milan sejatinya unggul terlebih dahulu pada menit ke-4 lewat gol Samuele Rici. Namun pada menit ke-35, Ademola Lookman mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Dalam wawancaranya bersama DAZN Italia, Allegri menilai timnya menunjukkan reaksi positif meski harus menghadapi tekanan dari Atalanta.
“Kami punya beberapa pemain yang absen, tapi tim bereaksi cukup baik. Di babak pertama kami banyak membuat kesalahan teknis, namun tampil lebih baik setelah jeda,"
"Kami menciptakan peluang, hanya saja keputusan di sepertiga akhir lapangan masih kurang tepat. Di situ kami harus lebih percaya diri dengan permainan kami,” ujar Allegri.
Menurutnya, Milan sempat menunggu momen ketika Atalanta kehabisan tenaga akibat pressing tinggi, namun gagal memanfaatkannya dengan baik.
“Kami tahu Atalanta tidak bisa terus menekan sepanjang laga, tapi saat mereka mulai menurun, kami justru kurang efektif dalam penyelesaian. Gol yang kami terima pun seharusnya bisa dihindari,” tambahnya.
Selain hasil imbang, perhatian juga tertuju pada pergantian dua pemain kunci Milan.
Rafael Leao ditarik keluar di babak pertama dan digantikan oleh Christopher Nkunku, sementara Santiago Gimenez harus meninggalkan lapangan karena cedera ringan di pergelangan kaki.
Baca Juga: Dari Kemewahan ke Sel Pengap di Brasil, Nasib Miris Eks Real Madrid Robinho
“Leao mengalami sedikit masalah di bagian pinggul. Ia sudah terlihat kesulitan berlari di akhir babak pertama, jadi saya tidak mau ambil risiko. Gimenez hanya mendapat sedikit benturan, tidak terlalu serius. Semoga keduanya bisa pulih cepat,” jelas Allegri.
Pelatih berusia 58 tahun itu juga berharap Pervis Estupinan bisa kembali bermain saat Milan menghadapi AS Roma, sementara Ruben Loftus-Cheek telah menunjukkan tanda positif setelah comeback dari cedera.
Allegri menegaskan bahwa Milan harus belajar untuk lebih klinis saat menguasai pertandingan.
“Nkunku tampil bagus sebagai penyerang tengah, dan Loftus-Cheek punya 20 menit luar biasa. Tapi justru di momen-momen seperti itu kami harus bisa mencetak gol. Kami punya beberapa situasi bagus di babak kedua, namun gagal memanfaatkannya,” tegasnya.
“Gimenez sudah bekerja keras untuk tim, tinggal menunggu waktunya saja sebelum gol-gol datang darinya,” pungkas Allegri.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Dari Kemewahan ke Sel Pengap di Brasil, Nasib Miris Eks Real Madrid Robinho
-
Atalanta Bikin AC Milan Kewalahan, Ivan Juric: Intensitas Kami Tiga Kali Lipat!
-
Napoli Amankan Kemenangan Tipis atas Lecce, Kokoh di Puncak Klasemen Serie A
-
Imbang Lawan Atalanta, AC Milan Gagal Geser Napoli dari Puncak Klasemen
-
Prediksi Juventus vs Udinese: Mampukah Si Nyonya Tua Bangkit di Turin?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
Terkini
-
Usai Bantai Korea Selatan 5-0, Timnas Futsal Indonesia Panggil Suporter untuk Hajar Kirgistan
-
Murni Jago, Timnas Futsal Indonesia Tak Butuh Hal Spesial untuk Bantai Korsel di Piala Asia
-
Benfica vs Real Madrid: Reuni Emosional Jose Mourinho dan Alvaro Arbeloa di Liga Champions
-
Dulu Ngaku Punya Darah Indonesia, Juwensley Onstein Ralat Kata-katanya usai Gabung Barcelona
-
Sebelum Gabung Persija, Shayne Pattynama Dapat Bisikan dari Bintang Persib Bandung
-
Dua Pemain Kunci Barcelona Absen Lawan Eks Klub Kevin Diks, Fermin Lopez Jadi Tumpuan
-
Darah Medan di Camp Nou: Juwensley Onstein Resmi Jalani Tes Medis di Barcelona
-
Dikritik Merumput di Liga Indonesia, Shayne Pattynama Tak Pernah Ragu Gabung Persija Jakarta
-
Selangkah Lagi ke Barcelona, Juwensley Onstein Bisa Dibujuk John Herdman Bela Timnas Indonesia?
-
Lelah dengan Drama Menit Akhir Pekan Lalu, Luis Enrique Semringah Jelang PSG Lawan Newcastle