- Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memberikan performa maksimal setiap kali memperkuat Skuad Garuda.
- Ia memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah, dan neneknya dari Jakarta .
- Sejak debutnya pada Maret 2024, Jay langsung menjadi tokoh penting di lini pertahanan serta pemimpin di ruang ganti Timnas Indonesia.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengungkapkan isi hatinya tentang tanggung jawab besar yang ia emban sebagai kapten Garuda.
Dalam wawancara bersama Sassuolo News, pemain yang kini membela klub Serie A itu bercerita tentang kebanggaan sekaligus beban emosional yang ia rasakan ketika mengenakan ban kapten Timnas Indonesia.
Jay menegaskan, dirinya berusaha sebaik mungkin untuk membalas budi kepada Indonesia, negara asal keluarganya.
Bagi pemain berusia 25 tahun itu, cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memberikan performa maksimal setiap kali memperkuat Skuad Garuda.
“Mencetak gol dan bermain untuk tim nasional, lalu setelah beberapa bulan saya diangkat menjadi kapten dan itu merupakan kehormatan yang jauh lebih besar,” kata Jay, dikutip dari Sassuolo News, Rabu (29/10/2025).
Pemain kelahiran Belanda itu resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Desember 2023. Ia memiliki darah Indonesia dari kakeknya yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah, dan neneknya dari Jakarta .
Sejak debutnya pada Maret 2024, Jay langsung menjadi tokoh penting di lini pertahanan serta pemimpin di ruang ganti Timnas Indonesia.
Dalam perjalanan kualifikasi Piala Dunia 2026 , Jay menjadi salah satu tulang punggung Garuda meski akhirnya Indonesia harus mengakhiri perjuangan setelah kalah dari Arab Saudi dan Irak di putaran empat.
Meski gagal lolos, Jay mengaku tetap bangga bisa memimpin tim di level internasional.
Baca Juga: Barcelona Bakal Kirim Orang Pantau Laga Timnas Indonesia di Piala Dunia U-172025
“Saya punya tanggung jawab, tapi itu tetap merupakan kehormatan besar karena Anda mewakili tim, tentu saja, Anda juga mewakili negara,” ujarnya.
Jay menyadari bahwa mengenakan larangan kapten berarti mewakili lebih dari sekadar tim sepak bola.
"Anda mewakili hampir 290 juta orang di negara asal keluarga saya. Saya berusaha sebaik mungkin untuk membalas budi mereka atas segalanya. Itulah yang sedang saya upayakan," tambah mantan pemain Venezia itu.
Selain itu, Jay juga terkesan dengan semangat keberagaman yang ada di Indonesia, yang menurutnya menjadi kekuatan besar di balik perjuangan Timnas Indonesia.
"Baru sekarang, lebih dari 80 tahun yang lalu, kami menjadi negara merdeka dan merdeka. Tetapi orang-orang yang ada di Indonesia datang dari seluruh dunia. Saya adalah contohnya. Itu artinya kita bersama, kita kuat bersama," ungkap Jay.
“Dan bahkan di luar lapangan, dukungan yang kami terima dari semua orang yang datang dari seluruh dunia untuk menyemangati kami,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Comeback Epic Persib Bandung Jungkalkan Bhayangkara FC
-
Hong Kong Ikut? FIFA ASEAN Cup 2026 Dibagi Menjadi Dua Divisi
-
Penantian Panjang, Kapan Terakhir Kali AC Milan Datang ke Indonesia?
-
Persija Belum Kibarkan Bendera Putih! Rayhan Hannan: Fokus Sapu Bersih, Gelar Masih Mungkin
-
Timnas Vietnam Naturalisasi Pemain Jelang Piala AFF 2026, Hendro Segera Menyusul
-
Kalah Bersaing dengan Bocah Boyolali di Persija, Ini Reaksi Shayne Pattynama
-
Timnas Indonesia Gagal Lolos, Jay Idzes Justru Nantikan Hal Ini di Piala Dunia 2026
-
Mauricio Pochettino Sedih Melihat Tottenham Hotspur yang Sekarang
-
Degradasi dari Premier League, Burnley Resmi Berpisah dengan Pelatih Scott Parker
-
Resmi! Indonesia Ditunjuk FIFA sebagai Tuan Rumah Divisi 1 ASEAN Cup 2026