- Radja Nainggolan mengaku lebih ingin membela Timnas Indonesia ketimbang Belgia.
- Ia menilai pemain naturalisasi Indonesia lebih dihormati meski kualitasnya biasa saja.
- Mantan bintang AS Roma itu menyesalkan perlakuan dan keputusan pelatih Belgia, Roberto Martinez.
Suara.com - Eks pemain Inter Milan, Radja Nainggolan, melontarkan sindiran tajam terkait fenomena pemain naturalisasi di Timnas Indonesia.
Ia mengaku heran melihat betapa besar rasa hormat yang diberikan publik Tanah Air kepada para pemain tersebut, bahkan kepada sosok yang menurutnya memiliki kemampuan biasa saja.
“Lihatlah Sandy Walsh atau Ragnar Oratmangoen,” ujar Nainggolan dalam wawancara dengan media Belgia, HBVL.
“Mereka adalah pemain biasa, tetapi mereka sangat dihormati di sana (Timnas Indonesia),” lanjutnya.
Menurut Nainggolan, penghargaan semacam itu membuat para pemain naturalisasi semakin bersemangat membela panji Merah Putih.
Ia menilai rasa hormat yang tulus bisa menjadi motivasi besar bagi siapa pun yang mengenakan seragam Garuda.
“Untuk rasa hormat yang anda dapatkan di sana, untuk itu anda rela berkorban,” ucapnya.
Komentar tersebut mencerminkan kekaguman sekaligus sindiran halus terhadap pengalaman pribadinya di Eropa.
Sebab, meski lama membela Timnas Belgia, Nainggolan mengaku tak merasakan penghargaan serupa di negaranya sendiri.
Baca Juga: Legenda Persib Bandung Sebut Bojan Hodak Cocok Latih Timnas Indonesia
Gelandang berdarah Batak itu mengungkap, selama bertahun-tahun membela Belgia di berbagai level usia, ia justru merasa tidak mendapat perlakuan yang layak.
Dari situlah muncul penyesalan karena tidak pernah bisa membela Timnas Indonesia.
“Saya lebih suka bermain untuk Timnas Indonesia,” kata Nainggolan.
“Bukan karena saya tidak suka Belgia, karena saya telah melalui semua jenjang pemuda di Belgia.
Tetapi karena rasa hormat yang saya dapatkan dari orang-orang di sana,” sambungnya.
Nainggolan juga menyebut bahwa hubungannya dengan mantan pelatih Belgia, Roberto Martinez, menjadi salah satu alasan utama kekecewaannya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hajime Moriyasu Tundukkan Kepala Jelang Kick Off Belanda vs Jepang, Ada Apa?
-
Here We Go! Bukan Arne Slot, AC Milan Pilih Pecatan Manchester United sebagai Pelatih Baru
-
Ronald Koeman Bongkar Strategi Belanda Redam Permainan Ofensif Jepang
-
Horor di Kansas: Timnas Inggris Dipaksa Mengungsi Saat Badai Tornado Datang
-
Neuer Comeback, Musiala Jadi Kunci: Nagelsmann Bocorkan Starter Jerman Lawan Curacao
-
Prediksi Susunan Pemain Belanda vs Jepang: Koeman Pilih Summerville, Depay Cadangan
-
Jadi Asisten Ancelotti Saat Brasil Lawan Maroko, Neymar Bakal Main Lawan Haiti?
-
Jerman vs Curacao: Der Panzer Minim Bintang, Harapan Bertumpu pada Generasi Baru
-
Sisi Gelap Philadelphia Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Banyak Zombie Berkeliaran
-
Piala Dunia 2026 Tidak Aman? Viral Foto Sniper Mengintai dari Ketinggian