- Isu provokasi Lamine Yamal terhadap Dani Carvajal ternyata tidak benar
- Ketegangan di laga El Clasico tidak hanya melibatkan Yamal dan Carvajal, tetapi juga Vinicius Jr
- Pertemuan panas antara Barcelona dan Real Madrid dipastikan belum berakhir,
Suara.com - Usai laga El Clasico antara Real Madrid vs Barcelona akhir pekan lalu, Lamine Yamal dituding mengucapkan kalimat provokatif kepada kapten Madrid, Dani Carvajal.
Dalam laporan awal, Yamal disebut menantang Carvajal dengan ucapan “Sampai jumpa di terowongan”, yang diartikan banyak pihak sebagai bentuk arogansi wonderkid Barcelona itu.
Namun, laporan terbaru justru mengungkap fakta berbeda.
Menurut jurnalis Santi Ovalle yang dikutip dari El Desmarque, Yamal sama sekali tidak berkata seperti itu.
Pemain berusia 18 tahun itu sebenarnya mengatakan, “Sampai jumpa di leg kedua”, sebagai bentuk pesan kompetitif bahwa Barcelona akan membalas di pertemuan berikutnya di Spotify Camp Nou.
Insiden kecil antara Yamal dan Carvajal itu sempat memicu ketegangan di akhir laga dan membuat ia menjadi bulan-bulanan suporter Madrid dan media.
Barcelona dan Real Madrid dijadwalkan akan kembali bentrok di La Liga pada Mei 2026 mendatang.
Sebelum itu, kedua raksasa Spanyol berpeluang bertemu lebih cepat di final Piala Super Spanyol pada Januari 2026, jika sama-sama lolos dari babak semifinal.
Selain Yamala, di laga El Clasico tingkah dari Vinicius Jr juga jadi sorotan.
Baca Juga: Manchester United, Real Madrid dan PSG Saling Sikut Demi Rekrut Wonderkid Meksiko
Vinicius Jr terlibat dalam sejumlah insiden yang memperlihatkan sisi tempramentalnya.
Ia sempat berdebat dengan pelatih Xabi Alonso, memperlihatkan ekspresi marah dan gestur frustrasi saat digantikan, lalu langsung menuju ruang ganti sebelum kembali lagi ke bangku cadangan.
Tak hanya itu, Vinicius Jr berselisih Lamine Yamal. Pemain asal Brasil itu dilaporkan menghina Yamal.
"Jangan sentuh aku, dasar cengeng!” kata Vinicius seperti dilansir dari Mundo Deportivo.
Pertikaian itu bermula saat Vinicius menuduh Lamine terlalu sering mengoper bola ke belakang, bukan menyerang ke depan.
Ketegangan makin panas ketika Vinicius terus memprovokasi pemain Barcelona lainnya seperti Pedri dan Ferran Torres.
Berita Terkait
-
Manchester United, Real Madrid dan PSG Saling Sikut Demi Rekrut Wonderkid Meksiko
-
Serang Marcus Rashford, Fan di Spanyol Didenda Rp70 Juta
-
Cedera Hamstring, Pedri Harus Absen hingga Akhir November 2025
-
Ruang Ganti Madrid Memanas! Xabi Alonso Disebut Sok Pep Guardiola
-
Siapa Oscar Garcia? Eks Rekan Kluivert yang Dirumorkan Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular