- Pelatih Dudu Patetuci mewaspadai Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025.
- Brasil bertekad mengulang kesuksesan 2019 dan tampil dominan sejak fase grup.
- Patetuci mengakui gugup jelang turnamen, tapi yakin skuadnya siap juara.
Suara.com - Pelatih Timnas Brasil U-17, Dudu Patetuci, menegaskan bahwa skuad muda Selecao tidak akan memandang sebelah mata lawan-lawan mereka di Grup H Piala Dunia U-17 2025 Qatar.
Menjelang laga pembuka kontra Honduras, Selasa (4/11/2025), Patetuci menyebut Timnas Indonesia U-17 dan Zambia juga patut mendapat penghormatan penuh.
“Meski tim-tim ini belum memiliki sejarah sukses di level usia muda, saya sudah bilang kepada staf dan para pemain bahwa kami harus tetap waspada dan memperlakukan Honduras, Indonesia, dan Zambia sebagai lawan serius,” ucapnya, dikutip dari laman FIFA.
“Kami harus menghormati semua tim karena sepak bola modern kini sudah sangat global. Lihat saja Maroko — mereka baru saja menjadi juara Piala Dunia U-20."
"Kami sudah menganalisis semua lawan dan akan masuk ke fase grup dengan tekad untuk tampil dominan dan lolos ke babak gugur,” lanjutnya.
Brasil datang ke Qatar bukan sekadar sebagai peserta, tetapi sebagai unggulan utama untuk menjuarai Grup H, bahkan kembali merebut trofi dunia.
Patetuci sendiri bukan sosok asing di level ini — enam tahun lalu ia menjadi asisten pelatih saat Brasil menjuarai Piala Dunia U-17 2019 di tanah sendiri.
Kini di usia 53 tahun, ia memegang kendali penuh sebagai pelatih utama dengan misi mengulang sejarah tersebut.
“Tidak bisa dipungkiri, ada rasa gugup. Ini tetap Piala Dunia, kompetisi paling bergengsi,” kata Patetuci kepada FIFA.
Baca Juga: Putu Panji Panaskan Semangat! Timnas Indonesia U-17 Siap Hancurkan Zambia
“Namun setelah peluit pertama dibunyikan, fokus dan ketenangan harus diutamakan. Kami datang bukan hanya untuk berpartisipasi, tapi untuk menang.”
Pelatih berkepala dingin itu menggambarkan skuadnya sebagai tim yang kompak, agresif tanpa bola, dan sabar membangun serangan.
Para pemain muda Brasil disebut sudah benar-benar memahami filosofi permainan khas Negeri Samba — menguasai bola, menunggu celah, lalu menyerang dengan presisi mematikan.
“Kami telah bersama selama tiga tahun dan menjadi juara tak terkalahkan di Amerika Selatan,” tegas Patetuci.
“Sebagai orang Brasil, target kami selalu satu — menjadi juara dunia. Kami siap bertarung untuk gelar itu.”
Brasil sendiri tergabung di Grup H bersama Honduras, Indonesia, dan Zambia, dengan laga kontra Timnas Indonesia U-17 asuhan Nova Arianto dijadwalkan berlangsung pada 7 November 2025 di Aspire Zone, Al Rayyan.
Sebagai pemegang empat gelar Piala Dunia U-17, Brasil kini berpeluang menyamai rekor Nigeria sebagai negara tersukses dalam sejarah turnamen tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan