- Dittipideksus Bareskrim Polri menggeledah kantor PT Shinhan Sekuritas di SCBD Jakarta pada Selasa (3/2/2026) terkait kasus saham gorengan.
- Penggeledahan difokuskan mencari bukti mengenai dugaan TPPU terkait proses IPO saham PT MML.
- Penyidikan ini diperkuat setelah IHSG anjlok lebih dari 8% pada perdagangan Rabu (28/1/2026) sebelumnya.
Suara.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menggeledah kantor PT Shinhan Sekuritas di Equity Tower, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Selasa (3/2/2026).
Penggeledahan dilakukan terkait penanganan kasus dugaan praktik saham gorengan di sektor pasar modal.
Aktivitas penggeledahan berlangsung sejak pukul 16.30 WIB. Sejumlah petugas Bareskrim Polri terlihat keluar masuk gedung sambil membawa beberapa container yang diduga berisi barang bukti.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak membenarkan penggeledahan tersebut.
Ia memastikan tindakan penyidik berkaitan dengan penanganan perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
“Benar terkait kasus tersebut,” kata Ade Safri saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).
Ade Safri menjelaskan, penggeledahan difokuskan pada pencarian barang bukti yang berkaitan dengan proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
“PT Shinhan Sekuritas, yang merupakan penjamin emisi efek PT MML saat IPO,” tegasnya.
Hingga kekinian, penyidik masih melakukan pendalaman. Kepolisian belum merinci dokumen maupun barang bukti yang diamankan dari lokasi.
Baca Juga: Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengusutan dugaan praktik saham gorengan yang tengah ditangani Bareskrim Polri. Sebelumnya, penyidik memastikan tengah melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap sejumlah perkara serupa.
Langkah hukum tersebut menguat setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 8 persen pada perdagangan Rabu (28/1/2026), yang memicu sorotan terhadap dugaan manipulasi di pasar modal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag