- Barcelona resmi merekrut bek tengah Belanda, Juwensley Onstein, dari KRC Genk untuk memperkuat Barca Atletic.
- Pemain berusia 18 tahun itu menandatangani kontrak durasi dua setengah musim, yakni hingga 30 Juni 2028, setelah tes medis.
- Onstein, bek berkaki kiri dengan postur 1,88 meter, sebelumnya sempat dikaitkan dengan garis keturunan Indonesia namun kemudian membantahnya.
Suara.com - Barcelona resmi mengumumkan transfer bek tengah asal Belanda, Juwensley Onstein, dari KRC Genk untuk memperkuat Barca Atletic.
Sebelumnya, Onstein jadi sorotan pecinta sepak bola Tanah air lantaran sanggahannya bahwa ia memiliki garis keturunan Indonesia.
Padahal di awal ia merintis karier dan ramai pemain keturunan Indonesia, Onstein sempat mengaku punya juga darah Indonesia.
Namun hal itu ia bantah di tengah proses kepindahannya dari Genk ke Barcelona.
Dalam pernyataan resmi klub, Barcelona dan Genk telah mencapai kesepakatan penuh untuk transfer Onstein.
Pemain berusia 18 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi dua setengah musim hingga 30 Juni 2028, dengan opsi perpanjangan satu musim tambahan.
Onstein telah menjalani tes medis dan diperkenalkan dengan fasilitas klub. Ia dijadwalkan segera bergabung dalam sesi latihan bersama rekan-rekannya dalam beberapa hari ke depan.
Juwensley Onstein lahir di Arnhem, Belanda, pada 7 Oktober 2007.
Ia dikenal sebagai bek tengah berkaki kiri dengan postur ideal setinggi 1,88 meter, yang membuatnya unggul dalam duel udara dan permainan fisik.
Baca Juga: Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
Selain kekuatan fisik, Onstein juga menonjol berkat kecepatannya, kemampuan membaca permainan, serta kualitas distribusi bola dari lini belakang.
Karakter tersebut dinilai sejalan dengan filosofi permainan Barcelona yang menuntut bek mampu membangun serangan dari belakang.
Perjalanan karier Onstein dimulai di akademi Vitesse sebelum kemudian bergabung dengan akademi Ajax. Selama empat musim di Amsterdam, ia mematangkan aspek teknis dan pemahaman taktik permainan.
Setelah itu, Onstein melanjutkan perkembangannya bersama KRC Genk. Ia sempat mencicipi level profesional bersama tim cadangan Genk di divisi dua Belgia, dengan catatan 20 penampilan.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026