- Laga Indonesia vs Zambia di Piala Dunia U-17 2025 akan menjadi adu taktik dua pelatih muda, Nova Arianto dan Dennis Makinka.
- Pelatih Zambia U-17, Dennis Makinka, meski baru menjabat, datang dengan pengalaman kuat dalam pembinaan pemain muda.
- Zambia datang sebagai tim pendatang baru yang penuh motivasi menghadapi Indonesia.
Suara.com - Timnas Indonesia U-17 bakal menghadapi matchday pertama grup H Piala Dunia U-17 2025 menghadapi tim kuda hitam, Zambia.
Pelatih Nova Arianto bakal adu taktik dengan Dennis Makinka, pelatih Zambia U-17.
Pelatih Dennis Makinka menegaskan bahwa timnya telah menyesuaikan diri dengan baik sejak tiba di Qatar, setelah menjalani pemusatan latihan beberapa hari di Dubai.
“Cuaca di sini lebih sejuk dibandingkan Dubai. Kami fokus sepenuhnya dan sangat antusias menantikan pertandingan pertama,” ujar Makinka kepada FAZ Media.
Ia juga menekankan kesiapan tim untuk menghadapi pertandingan yang diprediksi akan berlangsung sengit.
"Kami hanya fokus dan sangat antusias untuk memainkan laga pertama kami. Kami siap untuk pertandingan ini, dan kami berharap pertandingan akan berlangsung sangat baik,” ujarnya.
Seperti apa sepak terjang Dennis Makinka, dan apakah ia punya keunggulan taktik untuk bisa tumbangkan strategi Nova Arianto?
Dibanding Nova Arianto, Dennis baru melatih Zambia U-17 dalam hitungan bulan.
Federasi sepak bola Zambia (FAZ) baru mengangkatnya sebagai pelatih U-17 pada awal Oktober 2025.
Baca Juga: Eks Tangan Kanan STY Lebih Senang Pemain Timnas Indonesia Sukses di Level Senior, Tapi..
Makinka merupakan mantan gelandang timnas Zambia, bukan sosok asing bagi tim U-17. Ia sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih dan dikenal memiliki pengalaman luas dalam pembinaan pemain muda.
“Dennis Makinka memiliki pengalaman dan pemahaman mendalam tentang sepak bola usia muda, yang akan menjadi kunci dalam menghadapi Piala Dunia U-17 2025," kata Sekjen FAZ, Machacha Shepande dilansir dari Zambian Football.
Mendampingi Makinka, FAZ juga menunjuk William Njovu, mantan gelandang Zambia, sebagai asisten pelatih, sementara Charles Musonda tetap dipercaya sebagai penasihat teknis tim.
Sebelum melatih Zambia U-17, Makinka pada 2024 masih berstatus sebagai pelatih Nkwazi FC, salah satu klub menengah di Liga Zambia.
Makinka kembali menangani Nkwazi setelah sempat meninggalkan klub pada musim 2021/2022.
Meski baru pertama kali tampil di Piala Dunia U-17, Makinka menegaskan bahwa timnya tidak gentar.
“Kami datang ke turnamen ini sebagai pendatang baru, sedangkan Indonesia sudah pernah merasakan atmosfer Piala Dunia U-17 sebelumnya. Itu tentu jadi tantangan besar bagi kami,” ujarnya.
Kontributor: M.Faqih
Tag
Berita Terkait
-
Eks Tangan Kanan STY Lebih Senang Pemain Timnas Indonesia Sukses di Level Senior, Tapi..
-
Apa Itu Kartu VAR? Inovasi Football Video Support di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar
-
Timnas Indonesia U-17 Bakal Rasakan Inovasi Terbaru FIFA di Piala Dunia, Apa Itu?
-
Piala Dunia U-17: Timnas Indonesia Harus Waspadai Keunggulan Fisik Zambia
-
Piala Dunia U-17: Hanya Satu Kemenangan, Nova Arianto Akan Lewati Rekor Pendahulunya di Turnamen
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri