-
Madura United hadapi Persijap Jepara tanpa pelatih kepala, Alfredo Vera.
-
MU wajib menang untuk akhiri rekor buruk di kandang sendiri setelah 4 laga.
-
Persijap di zona merah usai 5 kekalahan beruntun; lini serang tumpul.
Suara.com - Madura United (MU) dihadapkan pada kewajiban besar untuk mengamankan kemenangan saat melayani tantangan Persijap Jepara dalam lanjutan pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026.
Laga krusial ini akan dihelat di markas kebanggaan mereka, Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Minggu (9/11/2025) malam WIB.
Tim berjuluk Laskar Sape Kerrap membawa beban psikologis yang nyata akibat rentetan hasil mengecewakan ketika berlaga di hadapan pendukung sendiri.
Dari empat laga kandang terakhir yang sudah dijalani, skuad dengan bintang seperti Lulinha tersebut hanya mampu mengumpulkan total dua poin saja.
Fenomena ini menjadi sebuah kejanggalan yang sangat disorot dalam kancah persepakbolaan nasional, di mana para pemain justru tampil kurang maksimal saat bermain di rumah sendiri.
Maka, perjumpaan kontra Laskar Kalinyamat ini adalah sebuah peluang emas yang tidak boleh dilewatkan untuk mengakhiri puasa kemenangan di Pamekasan.
Rentetan Lima kekalahan beruntun yang dibawa oleh Persijap Jepara menjadikan mereka target yang sangat realistis untuk dikalahkan.
Di tengah keharusan meraih poin penuh, Madura United dipastikan turun ke lapangan tanpa kehadiran sosok pelatih kepala, Alfredo Vera.
Juru taktik berkebangsaan Argentina ini kembali tidak terlihat mendampingi timnya dalam sesi persiapan jelang bentrokan penting ini.
Baca Juga: Pelatih Brasil Puji Habis-habisan Eksel Runtukahu Usai Kalahkan Arema FC
Walaupun pernyataan resmi terkait statusnya belum dikeluarkan, kencangnya desas-desus menguatkan indikasi bahwa Vera telah diberhentikan dari posisinya.
Keputusan tegas dari manajemen ini diyakini merupakan konsekuensi langsung dari serangkaian hasil minor yang tak kunjung membaik di beberapa pertandingan terakhir.
Namun, kondisi tersebut tidak akan mengganggu stabilitas internal skuad Madura United secara keseluruhan.
Posisi pelatih sementara akan kembali dipercayakan kepada Rakhmat Basuki, seorang figur yang sudah lama berdedikasi sebagai bagian dari staf kepelatihan klub.
Situasi yang dihadapi oleh Persijap Jepara menjelang pertandingan ini terkesan jauh lebih genting dan mengkhawatirkan.
Rangkaian lima hasil minor secara berturut-turut telah menjerumuskan tim asal Jepara ini ke zona degradasi klasemen sementara Super League 2025/26.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey