-
PSSI bantah Luke Keet gabung TC Timnas U-22.
-
Hanya tiga diaspora dipanggil untuk SEA Games 2025.
-
30 pemain resmi TC Timnas U-22 siap hadapi Mali.
Total sebanyak 30 pemain telah dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan sebagai persiapan menuju turnamen dwitahunan ini.
Empat penjaga gawang terpilih untuk mengikuti TC, yaitu Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta), M Ardiansyah (PSM Makassar), Daffa Fasya (Borneo FC Samarinda), dan Ikram Al Giffari (FC Bekasi City).
Sektor pertahanan diisi oleh Kadek Arel (Bali United FC), Frengky Missa (Bhayangkara Presisi Lampung FC), Muhammad Ferarri (Bhayangkara Presisi Lampung FC), dan Raka Cahyana (PSIM Yogyakarta).
Kemudian ada Kakang Rudianto (Persib Bandung), Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta), Brandon Scheunemann (Arema FC), dan pemain diaspora Dion Markx (Top Oss/Belanda).
Melengkapi lini belakang, ada Alfharezzi Buffon (Borneo FC Samarinda), Mikael Tata (Persebaya Surabaya), dan Robi Darwis (Persib Bandung).
Di lini tengah, pemain yang dipanggil adalah Arkhan Fikri (Arema FC), Rayhan Hannan (Persija Jakarta), Toni Firmansyah (Persebaya Surabaya), dan Zanadin Fariz (Persis Solo).
Berikutnya, ada Rivaldo Pakpahan (Borneo FC Samarinda), Ananda Raehan (PSM Makassar), Rifqi Ray Farandi (Persik Kediri), dan Wigi Pratama (Persik Kediri).
Gelandang diaspora Ivar Jenner (Jong Utrecht/Belanda) juga menjadi bagian penting dalam pemusatan latihan kali ini.
Pada posisi penyerang, Hokky Caraka (Persita Tangerang) dan Rafael Struick (Dewa United Banten FC) menjadi andalan.
Baca Juga: Gol Kevin Diks Bikin Ruang Ganti Gladbach Tak Lagi Jadi Taman Kanak-kanak
Ditambah lagi Jens Raven (Bali United FC), Rahmat Arjuna (Bali United FC), serta Ricky Pratama (PSM Makassar).
Lini serang ini diperkuat pula oleh kehadiran striker diaspora Mauro Zijlstra (FC Volendam/Belanda).
Dengan komposisi ini, Timnas U-22 fokus mempersiapkan diri menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan medali emas.
Fokus saat ini adalah memantapkan strategi dan kekompakan tim sebelum bertolak ke ajang SEA Games 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey