- Lars Joseph adalah talenta muda Belanda berdarah Indonesia.
- Lars merupakan pemain sayap modern yang serba bisa dan eksplosif.
- Lars memiliki prospek cerah di akademi Feyenoord.
Suara.com - Satu lagi talenta muda berdarah Indonesia tengah bersinar di akademi klub besar Belanda.
Namanya Lars Joseph, pemain berusia 15 tahun yang kini memperkuat Feyenoord U-16, salah satu tim akademi paling bergengsi di Eropa.
Lahir di Zutphen, Belanda, pada 10 Januari 2010, Lars merupakan pemain sayap bertipe menyerang yang bisa bermain di dua posisi, right winger (RW) dan left winger (LW).
Dengan tinggi 175 cm, ia dikenal cepat, eksplosif, dan memiliki kemampuan dribel yang tajam di area pertahanan lawan.
Lars memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ayah yang lahir di Manado, Sulawesi Utara.
Meski begitu, ia belum memiliki paspor Indonesia dan saat ini masih berstatus warga negara Belanda.
Keterikatan darah Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi Lars.
Dalam beberapa kesempatan, pemain muda ini mengaku terbuka untuk kemungkinan membela Timnas Indonesia di masa depan apabila mendapat kesempatan.
Sebelum bergabung dengan Feyenoord, Lars lebih dulu menimba ilmu sepak bola di De Graafschap, klub yang dikenal memiliki sistem pembinaan pemain muda berkualitas di Belanda.
Baca Juga: Ibu Makassar, Ayah Inggris, Vincent Mahdi Siap Dipanggil Timnas Indonesia
Penampilan impresifnya di akademi De Graafschap membuat Feyenoord bergerak cepat mengamankan jasanya pada musim panas 2024.
Ia menandatangani kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2028, bukti kepercayaan besar dari akademi raksasa Eredivisie itu.
“Saya memiliki kemampuan kuat dalam duel satu lawan satu. Kekuatan fisik dan visi menggiring bola yang tajam menjadi keunggulan saya di lapangan,” ujar Lars dikutip dari akun @futboll.indonesiaa
Di Feyenoord U-16, Lars kini tengah beradaptasi di kompetisi U-17 Divisie 1 Najaar 2025/2026.
Meski baru tampil dalam satu laga sejauh ini, penampilannya mendapat pujian dari staf pelatih karena keberanian dan kelincahannya di sisi sayap.
Lars dikenal sebagai pemain sayap modern, cepat, agresif, dan tidak takut menantang lawan.
Berita Terkait
-
Ibu Makassar, Ayah Inggris, Vincent Mahdi Siap Dipanggil Timnas Indonesia
-
Kakek Nenek Lahir di Kota Ketua, Iwan Burgman Calon Penerus Maarten Paes di FC Utrecht
-
Jayden Holtman Calon Bintang PEC Zwolle: Nenek Lahir di Surabaya, Keluarga Besarnya di Ambon
-
Striker 19 Tahun Kelahiran Hawaii Berdarah Medan Ini Siap Bela Timnas Indonesia
-
Valentijn Zandbergen, Winger Keturunan Ambon Punya Statistik Moncer, Bakal Dilirik PSSI?
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Daftar Resmi 48 Tim Peserta Piala Dunia 2026
-
Tumbangkan Inggris di Wembley, Jepang Kian Percaya Diri Menuju Piala Dunia 2026
-
Menahan Tangis, Gennaro Gattuso Minta Maaf Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
-
Bukti Timnas Indonesia Sudah Naik Level di Bawah Arahan John Herdman di Bongkar Calvin Verdonk
-
Keajaiban Swedia ke Piala Dunia 2026, Dari Tanpa Kemenangan hingga Lolos Dramatis
-
Di Tengah Kontroversi Piala Afrika, Pelatih Maroko Tegaskan Fokus ke Piala Dunia 2026
-
Jadwal Super League 2025/2026 Usai FIFA Series, Persija dan Persib Tanding di Waktu yang Sama
-
Penantian 40 Tahun, Irak Akhirnya Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Meledak di Timnas! Menit Main Elkan Baggott dalam 3 Hari Kalahkan Semusim di Ipswich Town
-
Persib Berpeluang Diguyur Puluhan Miliar dari FIFA, Kenapa?