- Alexander Isak telah pulih dari cedera pangkal paha dan siap memperkuat Timnas Swedia.
- Kembalinya Isak menjadi kabar baik bagi Swedia dan Liverpool.
- Isak menunjukkan sikap kritis dan tanggung jawab terhadap performa tim nasional
Suara.com - Pelatih Timnas Swedia, Graham Potter, memberikan kabar baik terkait kondisi striker Alexander Isak yang sempat dikhawatirkan mengalami cedera pangkal paha.
Potter menegaskan bahwa penyerang milik Liverpool itu kini dalam kondisi baik dan siap memperkuat timnas di laga kualifikasi Piala Dunia mendatang.
Isak, yang didatangkan Liverpool dari Newcastle United pada musim panas lalu dengan biaya transfer £125 juta (sekitar Rp2,5 triliun), baru mencetak satu gol sejauh ini.
Ia absen dalam lima pertandingan terakhir The Reds karena masalah pada pangkal paha yang sempat kambuh sejak pertengahan Oktober.
Meski sudah kembali ke bangku cadangan saat Liverpool dikalahkan Manchester City di Etihad pekan lalu, Isak belum dimainkan oleh pelatih Arne Slot demi memulihkan kondisinya sepenuhnya.
Namun, Potter memastikan kondisi sang penyerang utama dalam keadaan baik-baik saja.
“Alexander sudah bergabung bersama kami. Saya sempat berbicara dengannya dan ia mengatakan tidak ada masalah,” ujar Potter dikutip dari The Metro.
Pelatih yang baru sebulan menangani Swedia itu kini tengah menyiapkan skuadnya untuk menghadapi Swiss dan Slovenia dalam laga penentuan kualifikasi Piala Dunia 2026.
Swedia kini berada dalam posisi sulit setelah menelan kekalahan mengejutkan dari Kosovo pada Oktober lalu.
Baca Juga: Selamat Tinggal, Heimir Hallgrimsson Tidak Tertarik Melatih Timnas Indonesia
Absennya Viktor Gyokeres akibat cedera otot membuat peran Isak semakin vital bagi Swedia.
Penyerang berusia 26 tahun itu pun diyakini akan langsung tampil sebagai starter di laga penting tersebut.
Sebelumnya, Isak sempat melontarkan kritik keras terhadap performa timnas Swedia usai kekalahan dari Kosovo.
“Kami bermain terlalu buruk. Malu dan mengecewakan. Tidak ada satu pun dari kami yang bisa dibilang tampil baik, baik pemain, tim, maupun pelatih,” kata Isak kala itu.
“Situasinya benar-benar krisis. Kami semua harus bercermin dan bertanggung jawab.”
Kabar pemulihan Isak menjadi angin segar bagi Liverpool, yang tengah kesulitan mencetak gol tanpa kehadiran eks penyerang Newcastle itu.
Jika kondisinya benar-benar pulih sepenuhnya usai jeda internasional, Arne Slot diperkirakan akan kembali menurunkan Isak saat Liverpool melanjutkan perburuan gelar Premier League akhir bulan ini.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal, Heimir Hallgrimsson Tidak Tertarik Melatih Timnas Indonesia
-
Marc Guehi Sulit Digapai, Liverpool Alihkan Bidikan ke Bek Dortmund
-
Bantah Latih Indonesia, Ini Pernyataan Lengkap Heimir Hallgrimsson: Sori Ye
-
Gennaro Gattuso Masih Galau di Lini Depan Lawan Moldova, Tonali dan Donnarumma Starter
-
Juventus Incar 3 Pemain Gratisan, Chelsea dan Liverpool Siap Jadi Penghalang
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde