- Giovanni van der Poel, gelandang muda Belanda kelahiran 2010, memiliki keturunan dari kakeknya yang berasal dari Jakarta, Indonesia.
- Ia menimba ilmu sepak bola di akademi Vitesse Arnhem, mencatatkan tujuh gol serta dua belas asis sebelum pindah ke Go Ahead Eagles U-17.
- Pemain yang dikenal dengan visi matang ini dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada 24 Juli 2025 untuk berlibur di Lombok dan Bali.
Suara.com - Giovanni van der Poel, gelandang muda berbakat kelahiran Belanda merupakan salah satu pemain keturunan Indonesia.
Van der Poel mulai menarik perhatian setelah setelah tampil impresif di level usia muda.
Pemain yang kini membela Go Ahead Eagles U-17, itu artinya ia menjadi junior pemain Timnas Indonesia, Dean James.
Giovanni lahir di Apeldoorn pada 23 Maret 2010.
Meski tumbuh besar di Belanda, ia memiliki darah Indonesia dari kakek dari pihak ayah yang berasal dari Jakarta.
Hal itu membuat Giovanni bangga membawa identitas keturunan Indonesia dalam perjalanan karier sepak bolanya.
"Kakek saya lahir di Jakarta, dan ayah saya juga memiliki darah Indonesia," ungkap Giovanni dikutip dari @bolavers24
Meski begitu, Giovanni menegaskan bahwa ia belum memiliki paspor Indonesia.
Bakat Giovanni mulai tercium sejak bermain di WSV Apeldoorn.
Baca Juga: Bocah Ajaib Belanda-Bali! Joaquin Schouten, Gelandang Feyenoord Mulai Curi Perhatian Eropa
Penampilannya yang menonjol membuat pemandu bakat Vitesse Arnhem tertarik.
Ia kemudian bergabung dengan akademi Vitesse dan menghabiskan tiga tahun di sana.
Pada periode tersebut, Giovanni tampil gemilang dengan catatan, 7 gol dan 12 asisst.
Setelah berkembang pesat di Vitesse, Giovanni melanjutkan perjalanan ke Go Ahead Eagles U-17, tempat ia kini berperan sebagai gelandang tengah (CDM/CM) yang dikenal memiliki visi permainan matang, passing akurat, dan ketenangan dalam mengatur tempo.
Menariknya, Giovanni mengungkapkan bahwa ia sangat antusias mengunjungi negara asal leluhurnya.
Pada 24 Juli 2025, Giovanni terbang ke Indonesia untuk menikmati liburan di Lombok dan Bali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi