- Pemain belakang Persija Jakarta, Rizky Ridho, dinominasikan FIFA Puskas Award 2025 berkat gol spektakuler Liga 1.
- Gol tercipta saat Persija melawan Arema FC pada 10 Maret 2025 melalui aksi solo run dan tembakan jarak jauh.
- Dukungan publik melalui voting resmi FIFA dibuka 14 November hingga 3 Desember 2025 untuk Ridho.
Suara.com - Bek Persija Jakarta, Rizky Ridho, membuat sejarah besar dengan masuk nominasi FIFA Puskas Award 2025.
Gol spektakuler yang ia ciptakan di Liga 1 musim lalu menjadi alasan utama namanya kini bersanding dengan para bintang dunia.
Gol tersebut tercipta pada laga Persija melawan Arema FC pada 10 Maret 2025 di kompetisi Liga 1 2024/2025.
Prosesnya sangat rumit, terlebih bagi seorang bek tengah yang jarang melakukan aksi menyerang sejauh itu.
Ridho memulai gol tersebut dengan memotong umpan terobosan lawan di area kotak penalti.
Setelah menguasai bola di garis akhir, ia memberikan operan cerdas kepada Ryo Matsumura.
Ridho kemudian bergerak cepat menuju ruang kosong di sisi kiri untuk melanjutkan serangan balik.
Ryo yang melihat pergerakannya langsung mengirim bola kembali kepada Ridho.
Begitu menerima bola, Ridho melihat kiper Arema, Lucas Frigeri, berdiri terlalu maju.
Baca Juga: Rizky Ridho Masuk Nominasi! Ini Sosok di Balik Nama Puskas Award
Tanpa ragu, ia melepas tembakan jarak jauh yang melambung sempurna dan masuk ke gawang.
Gol tersebut langsung menarik perhatian dunia dan membuatnya menjadi pemain Indonesia pertama yang dinominasikan sejak Puskas Award digelar pada 2009.
Kini, para penggemar bisa memberikan dukungan untuk Ridho melalui voting resmi FIFA.
Periode voting dibuka mulai 14 November hingga 3 Desember 2025.
Itu berarti hanya sampai tanggal tersebut masyarakat bisa menentukan peluang Ridho berada di posisi teratas.
Ridho akan bersaing dengan nama besar seperti Lamine Yamal dari Barcelona dan Declan Rice dari Arsenal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik