-
Mali U-22 tetap serius dan waspada hadapi Indonesia pada uji coba kedua.
-
Pelatih Diawara akan melakukan rotasi pemain sambil menjaga performa tim.
-
Pemain Mali menyoroti penampilan Kapten Indonesia, Ivar Jenner, di laga awal.
"Tujuannya adalah memainkan pertandingan yang bagus dan memberi kesempatan kepada pemain yang sebelumnya belum banyak bermain. Kami tahu kami akan menghadapi tim bagus yang kalah di laga pertama dan pasti ingin menang pada laga kedua. Jadi kami harus tetap fokus dan serius agar bisa memainkan pertandingan yang baik," ucap pelatih kebangsaan Mali yang lahir di Prancis itu.
Di sisi pemain, Sekou Doucore, salah satu pencetak gol Mali di pertandingan pertama, turut menyuarakan kewaspadaan terhadap potensi kebangkitan Indonesia.
Doucore memprediksi bahwa Timnas Indonesia kemungkinan besar akan mengincar kemenangan sebagai penutup uji coba terakhir mereka sebelum berkompetisi di SEA Games.
Pemain yang membela klub Ligue 1 Prancis, FC Nantes, tersebut memberikan perhatian khusus pada penampilan kapten Timnas U-22 Indonesia.
Menurutnya, Kapten Garuda Muda, Ivar Jenner, menunjukkan performa yang menonjol dan impresif sepanjang laga pertama.
Meskipun Ivar Jenner dinilai sebagai pemain kunci, fokus utama tim Mali tidak hanya tertuju pada satu individu saja, melainkan pada keseluruhan kolektivitas skuad asuhan Indra Sjafri.
Doucore mengakui bahwa Indonesia memiliki beberapa pemain berkualitas tinggi di dalam tim mereka secara merata.
"Saya pikir tim Indonesia memiliki beberapa pemain yang sangat bagus. Namun memang benar bahwa kapten mereka tampil menonjol dalam pertandingan tersebut," kata Doucore, pemain klub Liga Prancis, FC Nantes, tersebut.
"Meskipun dia pemain yang bagus, kami tidak akan fokus hanya pada dirinya. Ada banyak pemain bagus lainnya di tim tersebut, jadi kami akan fokus pada tim secara keseluruhan," kata dia.
Baca Juga: On Fire! Marselino Ferdinan Langsung Gabung di Lokasi SEA Games 2025, 27 November
Kekuatan tim secara keseluruhan menjadi perhatian utama Mali, menggarisbawahi pentingnya taktik dan strategi tim untuk mengamankan hasil positif di laga kedua ini.
Ini menunjukkan bahwa kemenangan 3-0 di awal tidak lantas membuat Mali menganggap remeh pertandingan yang tersisa.
Kesempatan uji coba ini dimanfaatkan secara optimal oleh kedua tim untuk mematangkan persiapan menjelang turnamen regional di Thailand.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken