- Jesus Casas kembali dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Indonesia.
- Ia meraih dua trofi penting untuk Irak pada 2023: Gulf Cup dan King’s Cup.
- Rekam jejak singkat tapi impresif membuat namanya kembali disorot.
Suara.com - Nama Jesus Casas kembali mencuat setelah media Irak mengabarkan bahwa pelatih asal Spanyol itu masuk daftar kandidat anyar untuk menangani Timnas Indonesia.
Padahal sebelumnya, wacana mengenai dirinya sempat meredup dan jarang diperbincangkan lagi.
Kabar terbaru tersebut otomatis membuat rekam jejak Casas kembali ditelaah, terutama pencapaian besarnya saat menukangi Timnas Irak.
Casas pertama kali mengambil alih tim tersebut pada 2022, periode yang relatif singkat namun langsung membuahkan hasil konkret.
Trofi pertamanya datang pada Piala Teluk 2023 (Gulf Cup), salah satu kompetisi paling prestisius di kawasan Timur Tengah.
Prestasi itu bukan hanya sekadar gelar, tapi juga menjadi momen bersejarah bagi Irak.
Mereka akhirnya mengakhiri paceklik gelar Gulf Cup sejak 1988 sekaligus menambah koleksi titel keempat sepanjang sejarah.
Kemenangan tersebut membuat nama Casas melejit sebagai pelatih yang mampu memulihkan performa tim nasional dalam waktu singkat.
Namun pencapaiannya tak berhenti di situ. Masih di tahun yang sama, ia kembali mengantar Irak mengangkat trofi, kali ini di ajang King’s Cup 2023 yang digelar di Thailand.
Baca Juga: Penantian 41 Tahun Berakhir, Singapura Susul Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2027
Meski berformat mini dan undangan, Irak tampil meyakinkan.
Mereka berhasil menaklukkan India dan tuan rumah Thailand untuk mengamankan gelar kedua dalam setahun.
Catatan tersebut menjadikan 2023 sebagai tahun emas bagi Casas bersama skuad Singa Mesopotamia.
Dua trofi dalam rentang waktu singkat membuat reputasinya sebagai pembawa perubahan cepat kian kuat.
Kini tinggal menunggu apakah perjalanan Jesus Casas akan berlanjut hingga ke Jakarta untuk memimpin Timnas Indonesia yang sedang mencari nakhoda baru.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik