- Ange Postecoglou masuk daftar kandidat pelatih Timnas Indonesia berkat rekam jejak prestasinya yang kaya.
- Ia pernah menjuarai Liga Europa bersama Tottenham serta Liga Skotlandia dua kali bersama Celtic.
- Postecoglou juga sukses membawa Timnas Australia menjuarai Piala Asia tahun 2015 di kawasan Asia.
Suara.com - Nama Ange Postecoglou kembali ramai dibicarakan publik Indonesia setelah masuk dalam daftar pelatih yang dinilai cocok menangani Timnas Indonesia.
Rekam jejaknya yang kaya prestasi, baik di level klub maupun tim nasional, membuat pelatih asal Australia ini dianggap sebagai salah satu kandidat paling menjanjikan.
Berikut tiga fakta menarik yang menunjukkan mengapa Postecoglou layak dipertimbangkan untuk menukangi skuad Garuda.
1. Rekam Jejak Penuh Gelar di Eropa dan Asia
Postecoglou dikenal dunia saat memimpin Tottenham Hotspur selama dua musim dan mengakhiri masa panjang tanpa trofi klub tersebut. Gelar Liga Europa 2024/2025 menjadi bukti kemampuannya meracik tim kompetitif di tengah persaingan ketat Eropa.
Sebelum menangani Spurs, ia sudah lebih dulu menunjukkan kualitasnya bersama Celtic. Di klub raksasa Skotlandia itu, ia membawa pulang dua gelar Liga Skotlandia secara beruntun pada musim 2021/2022 dan 2022/2023.
Jejak kesuksesannya bahkan lebih panjang ketika ia melatih di Australia. Postecoglou mengoleksi empat gelar liga bersama Brisbane Roar dan South Melbourne, menjadikannya salah satu pelatih tersukses di kawasan tersebut.
2. Raja Asia: Juara J League hingga Piala Asia
Di Asia, Postecoglou meninggalkan jejak kuat sebagai pelatih berprestasi. Ia sukses mengantar Yokohama F. Marinos menjadi juara J League 2018/2019, prestasi yang mengangkat statusnya sebagai salah satu pelatih asing terbaik di Jepang.
Baca Juga: PSSI Kantongi 5 Kandidat Pelatih Baru Timnas Indonesia, Nama Shin Tae-yong Tak Masuk
Lebih dari itu, ia membawa Timnas Australia menjuarai Piala Asia 2015. Trofi tersebut semakin menegaskan kemampuannya membangun tim nasional yang solid dan kompetitif, sekaligus menunjukkan pemahaman mendalam terhadap sepak bola Asia.
3. CV Gemilang, Meski Pernah Mengalami Masa Sulit
Walau dipenuhi pencapaian besar, karier Postecoglou tidak selalu berjalan mulus. Ia sempat mendapatkan hasil buruk di Nottingham Forest, hingga akhirnya dilepas setelah delapan pertandingan tanpa kemenangan. Meski begitu, satu periode sulit tersebut tidak menghapus deretan prestasinya yang panjang.
Dengan pengalaman lintas negara, gaya melatih modern, dan kemampuan membangun sistem permainan jangka panjang, Postecoglou dinilai memiliki semua syarat untuk membawa Timnas Indonesia ke level berikutnya.
Ange Postecoglou adalah sosok pelatih berpengalaman dengan DNA kemenangan. Jika PSSI benar-benar mempertimbangkannya, nama besar dan rekam jejaknya bisa menjadi dorongan besar bagi ambisi Indonesia untuk bersaing lebih tinggi di Asia.
(Antara)
Berita Terkait
-
PSSI Kantongi 5 Kandidat Pelatih Baru Timnas Indonesia, Nama Shin Tae-yong Tak Masuk
-
Dirtek PSSI Ungkap Road Map Sepak Bola Indonesia Baru Diluncurkan 2026
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di SEA Games 2025
-
Dear Erick Thohir! Sejarah Tercipta di Solo, Timnas Indonesia CP Lolos IFCPF World Cup 2026
-
Ranking FIFA Terbaru: PSSI Fokus SEA Games 2025, Indonesia Makin Ketinggalan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut