- Gaji Timur Kapadze diprediksi sekitar Rp7,5 miliar per tahun.
- Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan upah Patrick Kluivert.
- Kapadze disebut jadi kandidat terkuat pelatih Timnas Indonesia.
Suara.com - Isu mengenai berapa besar gaji yang harus disiapkan PSSI jika menunjuk Timur Kapadze sebagai pelatih Timnas Indonesia sedang menjadi topik hangat.
Nama pelatih muda asal Uzbekistan itu disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Patrick Kluivert.
Kabar mengenai kedekatan Kapadze dengan Timnas Indonesia semakin menguat setelah Ketua BTN, Sumardji, menyebut bahwa namanya telah resmi diajukan kepada Direktur Teknik PSSI.
Situasi ini membuat banyak pihak percaya bahwa proses menuju penunjukannya tinggal menunggu keputusan final.
Sejalan dengan rumor tersebut, perhatian publik pun bergeser pada satu pertanyaan: berapa gaji Kapadze jika menukangi Garuda?
Meskipun Federasi Sepak Bola Uzbekistan tak pernah merilis data resmi, sejumlah laporan memperkirakan bahwa Kapadze menerima bayaran sekitar Rp7,5 miliar per tahun saat bekerja sebagai pelatih Timnas Uzbekistan U-23.
Angka itu terbilang kompetitif, namun tetap belum menyentuh level elite Asia.
Padahal Kapadze bukan sosok sembarangan. Ia sukses membawa Uzbekistan U-23 melaju hingga Olimpiade Paris 2024 — sebuah capaian yang mengangkat reputasinya sebagai pelatih muda potensial di kawasan Asia.
Namun jika dibandingkan dengan beberapa pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia, nilai gaji Kapadze masih tergolong lebih rendah. Salah satu contoh mencolok adalah Patrick Kluivert.
Baca Juga: PSSI Kantongi 5 Kandidat Pelatih Baru Timnas Indonesia, Nama Shin Tae-yong Tak Masuk
Selama memimpin Timnas Indonesia, Kluivert dikabarkan mengantongi Rp1,3 hingga Rp1,5 miliar per bulan.
Jika dihitung sepanjang satu tahun, total pendapatan mantan striker Barcelona itu mencapai sekitar Rp18 miliar.
Angka tersebut hampir dua kali lipat dari perkiraan gaji tahunan Kapadze.
Kini, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana PSSI akan menyikapi situasi ini jika benar merekrut Kapadze.
Apakah ia akan tetap digaji di kisaran Rp7,5 miliar per tahun? Ataukah PSSI akan menyesuaikannya agar sejalan dengan standar pelatih internasional sebelumnya?
Publik Indonesia tinggal menunggu bagaimana negosiasi berjalan dan apakah Kapadze akhirnya benar-benar menjadi nakhoda baru Timnas Garuda.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Persib Tutup Tribun Selatan GBLA Akibat Kericuhan ACL 2, Manajemen Ambil Tindakan Sangat Tegas
-
4 Pemain Keturunan yang Bisa Membela Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi Sesuai Aturan FIFA
-
3 Opsi Tambahan Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia, John Herdman Tertarik?
-
Peluang Emas Timnas Indonesia Tambah Amunisi, 2 Pemain Keturunan Diundangan Trial di Liga Spanyol
-
Bedah Taktik John Herdman: Dari 3-4-3 hingga 4-4-2, Mana yang Cocok untuk Timnas Indonesia?
-
Rating Emil Audero Anjlok Usai Cremonese Dibantai AS Roma 3-0 di Stadion Olimpico Roma
-
Stadion Final Piala Dunia 2026 Dicap Mengerikan dan Distopia, Kok Bisa?
-
Meski Lakukan 7 Penyelamatan Penting, Maarten Paes Belum Puas Debut Bersama Ajax Amsterdam
-
Cristiano Ronaldo Ikut Puasa Ramadan, Cuma Kuat 2 Hari
-
Carlos Pena Bungkam Soal Gol Dianulir Saat Persita Tumbang di Markas Persib Bandung