- Timnas Thailand U-22 resmi mengumumkan 23 pemain untuk SEA Games 2025 di bawah pelatih Thawatchai Damrong-Ongtrakul.
- Skuad ini menimbulkan keraguan karena ketiadaan striker Jude Soonsup-Bell dan mayoritas penyerang sedang menurun performa.
- Kualitas penyerang Thailand yang dianggap kurang tajam dilihat sebagai peluang bagi Indonesia dan Vietnam untuk medali emas.
Suara.com - Salah satu pesaing kuat Timnas Indonesia U-22, yakni Timnas Thailand U-22 sudah resmi mengumumkan skuad untuk bertanding di ajang SEA Games 2025.
Namun, daftar 23 pemain yang dirilis Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) justru memunculkan banyak tanda tanya dan dianggap tidak cukup meyakinkan untuk bersaing memperebutkan medali emas.
Tim ini akan dipimpin pelatih baru, Thawatchai Damrong-Ongtrakul.
Tanpa Jude Soonsup-Bell, Lini Depan Jadi Sorotan
Keputusan paling mengejutkan datang dari sektor penyerang. Dilansir dari Soha, Thailand tidak memasukkan nama penyerang muda berbakat Jude Soonsup-Bell.
Striker berusia 21 tahun dari Grimsby Town itu sebenarnya sedang dalam tren bagus, mencetak dua gol dalam dua laga bersama timnas senior.
Namun, pemain tersebut tidak bisa bergabung karena SEA Games bukan agenda resmi FIFA, sehingga klub berhak menolak melepasnya.
Sebagai gantinya, Thailand memanggil enam penyerang lain, tetapi sebagian besar justru sedang menurun performanya:
Sirapop Wandee (Chonburi FC) – tanpa gol dan assist dari tiga laga.
Chawalwit Saelao (Pram Bangkok FC) – belum menyumbang kontribusi dalam dua pertandingan.
Thanawut Phochai (Nongbua Pitchaya FC) – baru mencetak satu gol dari 10 laga berbagai kompetisi.
Chinngoen Phutonyong (Singha Chiang Rai United) – belum mencetak gol atau assist dari empat laga.
Yotsakorn Burapha (Hougang United) – satu assist dari satu pertandingan.
Iklas Sanhon (PT Prachuap FC) – mencatat satu gol dan satu assist dari enam pertandingan.
Kondisi ini membuat lini serang Thailand dianggap tidak cukup tajam untuk bersaing di SEA Games.
Baca Juga: Derrick Michael Dipastikan Perkuat Indonesia di SEA Games 2025, Target Raih Medali
Media Thailand Ikut Ragu
Beberapa analis sepak bola Negeri Gajah Putih menyebut skuad ini kurang meyakinkan.
Para penyerang yang dipilih bukanlah nama-nama yang sedang bersinar di liga domestik maupun pemain yang punya pengalaman timnas senior, berbeda dengan beberapa pemain Vietnam dan Indonesia.
Kualitas serangan Thailand yang sedang menurun dianggap sebagai peluang bagi dua kandidat kuat peraih medali emas: Timnas Indonesia U-22, dan Timnas Vietnam U-22.
Apalagi Thailand terakhir kali meraih emas SEA Games delapan tahun lalu, pada 2017. Dengan materi pemain saat ini, jalan Thailand untuk kembali menjadi yang terbaik diprediksi tidak mudah, meski bertanding sebagai tuan rumah.
Daftar 23 Pemain Thailand U-22 untuk SEA Games 2025:
Kiper:
Narongsak Nuengwongsa (Ayutthaya United)
Chomphat Boonlert (Pattaya United)
Sarawat Phothisaman (Songkhla FC)
Bek:
Phatthaphon Suksakit (Sukhothai FC)
Phol Maneekorn (PT Prachuap FC)
Atthaphon Saengthong (Nakhon Pathom United)
Chanaphat Buaphan (BG Pathum United)
Phichitchai Siakratok (Police Tero FC)
Vision Inaram (True Bangkok United)
Waris Chuthong (BG Pathum United)
Chanon Thamma (BG Pathum United)
Gelandang:
Chaiphon Athon (Sukhothai FC)
Sittha Boonla (Port Authority FC)
Yotsakorn Nathasit (Khon Kaen United)
Kokana Khamyoek (Muangthong United)
Thanakrit Chotimueangpak (Buriram United)
Seksan Ratri (Rayong FC)
Penyerang:
Sirapop Wandee (Chonburi FC)
Chawalwit Saelao (Pram Bangkok FC)
Iklas Sanhon (PT Prachuap FC)
Thanawut Phochai (Nongbua Pitchaya FC)
Yotsakorn Burapha (Hougang United)
Chinngoen Phutonyong (Singha Chiang Rai United).
(Antara)
Berita Terkait
-
Derrick Michael Dipastikan Perkuat Indonesia di SEA Games 2025, Target Raih Medali
-
Ditikung Chou Tien Chen di Australian Open, Alwi Farhan Target Bangkit di SEA Games 2025
-
Termasuk Timnas Indonesia, RI Kirim 996 Atlet ke SEA Games 2025
-
Menpora Erick Thohir Tidak Bebankan Target Timnas Indonesia U-22 Raih Emas SEA Games 2025, Kenapa?
-
Rivan Nurmulki Ungkap Niat Pensiun dari Timnas Voli Indonesia usai SEA Games 2025
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama