- Persija akhirnya kembali berkandang di Stadion GBK setelah awal musim terus mengungsi.
- Laga melawan PSIM pada 28 November bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-97 klub.
- Macan Kemayoran sedang on fire dengan lima kemenangan beruntun dan menempel ketat Borneo FC.
Suara.com - Persija Jakarta akan menjamu PSIM Yogyakarta dalam laga lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion GBK alias Gelora Bung Karno, Jakarta pada 28 November mendatang. Bukan sekadar pertandingan, duel ini bertepatan dengan hari ulang tahun Macan Kemayoran ke-97.
Kepastian duel Persija vs PSIM di Stadion GBK sudah diumumkan secara resmi klub klub pada 22 November. Ini menjadi pertama kalinya pada musim ini, Rizky Ridho dan kawan-kawan berkandang di Stadion GBK.
Biasanya, tim kesayangan Jakmania ini memakai Jakarta International Stadium (JIS). Namun, setelah JIS digunakan untuk konser musik, Persija harus mengungsi di luar Jakarta buat melakoni partai kandang.
"Back to GBK," tulis Persija di Instagram miliknya.
"Bersama kita rayakan ulang tahun Persija dengan kemenangan, Jak!" sambungnya.
Sebelumnya, Persija telah melakoni lima pertandingan tandang dan dua pertandingan kandang.
Macan Kemayoran harus berkandang di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah saat melawan PSBS Biak (3-1) pada 31 Oktober dan Persik Kediri (3-1) pada 20 November lalu.
Meski begitu, saat ini Persija sedang dalam tren positif usai meraih 5 kemenangan beruntun.
Saat ini pun Persija duduk di posisi dua klasemen sementara Super League dengan raihan 26 poin.
Baca Juga: Persebaya vs Arema, Bruno Moreira Tegaskan 'Rasa Lapar' Bajul Ijo untuk Bangkit di Super League
Namun, posisi itu masih belum aman karena masih bisa disusul Persib Bandung di peringkat tiga mengingat ada perbedaan jumlah laga.
Sedangkan di puncak klasemen ada Borneo FC Samarinda yang sudah mengemas 33 poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan