- Giovanni van Bronckhorst, kandidat pelatih Timnas Indonesia, kini menjabat asisten pelatih di Liverpool.
- Sebelumnya, ia pernah menjadi Dirtek Tim Garuda dan pelatih klub Turki, Besiktas.
- Van Bronckhorst memiliki ikatan emosional kuat dengan Indonesia melalui latar belakang keluarga Maluku.
Suara.com - Nama Giovanni van Bronckhorst mencuat menjadi salah satu kandidat pelatih Timnas Indonesia.
Sebelum dirumorkan jadi pelatih Timnas Indonesia, van Bronckhorst juga sempat dikaitkan dengan jabatan Dirtek tim Garuda beberapa waktu lalu.
Saat ini van Bronckhorst menjadi asisten pelatih Arne Slot di Liverpool.
Sebelum bertolak ke Inggris, Van Bronckhorst memegang posisi sebagai analis pertandingan UEFA.
Jabatan itu ia emban setelah mengakhiri masa kepelatihannya bersama klub Turki, Besiktas.
Di Besiktas, Van Bronckhorst mencatatkan 20 pertandingan dengan hasil, 10 kemenangan, 4 kali imbang dan 6 kekalahan
Namun rangkaian hasil buruk, termasuk kekalahan dari Maccabi Tel-Aviv di Liga Europa serta empat laga tanpa kemenangan di Liga Turki, membuatnya didepak.
Giovanni van Bronckhorst bukan sekadar pelatih berdarah Maluku, dia memiliki sejarah keluarga yang kuat terkait Indonesia.
Ia merupakan generasi ketiga keluarganya yang lahir di Belanda. Sang ibu dilahirkan di Kamp Westerbork, tempat tinggal sementara warga Maluku yang tiba di Belanda setelah Perang Dunia II.
Baca Juga: Menpora Cuma Targetkan Medali Perak SEA Games 2025, Striker Timnas U-22 Geleng-geleng
Dalam sebuah kunjungan mengenang keluarganya, Van Bronckhorst mengungkapkan pengalaman emosional ketika kembali ke kamp tersebut.
“Saya merasakan sakit dan kesedihan di tubuh saya ketika datang lagi ke kamp itu," kenang van Bronckhorst dikutip dari 4en5mei.nl
Ia juga menceritakan bahwa kakeknya pernah menjadi prajurit KNIL (Tentara Kerajaan Hindia Belanda), namun jarang membahas masa lalunya.
“Kakek saya dulu di KNIL. Dia berjuang sangat keras, tapi tidak pernah membicarakannya. Dia seperti ayah bagi saya.”
Van Bronckhorst tumbuh bersama kakek dan neneknya di Krimpen aan den IJssel. Meski telah menetap dan berkarier di Belanda, identitas Malukunya tetap melekat kuat.
“Saya merasa sebagai orang Maluku tetapi juga orang Belanda.”
Berita Terkait
-
Menpora Cuma Targetkan Medali Perak SEA Games 2025, Striker Timnas U-22 Geleng-geleng
-
Jilat Ludah Sendiri! PSSI Kapok Rekrut Pelatih Modelan Patrick Kluivert
-
Mencuat ke Permukaan, 2 Alasan Giovanni van Bronckhorst Bisa Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Emil Audero Sudah Lakukan Penyelamatan Sulit, Cremonese Tetap Kalah dari AS Roma
-
Keren! Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Dapat Penghargaan Gol Terbaik dari Timnya
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja