-
Persijap Jepara tunjuk Danang Suryadi sebagai pelatih sementara gantikan Mario Lemos.
-
Danang hadapi tugas berat angkat Persijap dari posisi ke-16 klasemen Super League.
-
Laga perdana Danang adalah tandang ke PSBS Biak tanpa empat pemain inti.
Suara.com - Manajemen Persijap Jepara telah mengambil keputusan cepat dengan menunjuk Danang Suryadi sebagai pelatih sementara tim utama.
Keputusan ini diambil menyusul pemutusan kontrak dengan pelatih sebelumnya, Mario Lemos, yang berasal dari Portugal, pada hari Jumat, 21 November 2025.
Pergantian kepemimpinan tim ini merupakan respons atas performa tim yang kurang memuaskan sepanjang musim BRI Super League 2025/2026.
Laskar Kalinyamat, julukan Persijap, saat ini terperosok di posisi ke-16 klasemen sementara, hanya mengumpulkan delapan poin dari total 12 pertandingan.
Koleksi poin yang minim ini menjadi dasar kuat manajemen untuk segera melakukan perubahan demi stabilitas tim.
Penunjukan Danang Suryadi sebagai caretaker bertujuan untuk memberikan arahan cepat kepada tim dalam menghadapi sisa pertandingan liga.
Danang memastikan bahwa pendekatan dan taktik tim akan disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan para pemain yang ada saat ini.
Ia memiliki optimisme tinggi, mengingat peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen masih sangat terbuka lebar asalkan tim tidak menyerah.
“Akan ada penyesuaian strategi tim sesuai kondisi pemain saat ini. Kompetisi masih panjang dan peluang meraih poin tetap terbuka selama tim tidak menyerah,” ujar Danang, dikutip dari keterangan resmi Persijap, Senin.
Baca Juga: Misteri Sakit Federico Barba, Sang Pemain Bingung Penyebabnya
Walaupun sinyal penunjukan Danang sudah muncul sejak pemecatan Lemos, pengumuman resmi dari klub baru diterbitkan pada hari Senin.
Danang Suryadi sendiri bukanlah sosok asing dalam dunia sepak bola tanah air karena memiliki rekam jejak yang cukup variatif.
Dia pernah menjabat sebagai pelatih kepala untuk beberapa klub, termasuk Bontang City, Dejan FC, dan PSDS Deli Serdang.
Selain pengalaman sebagai pelatih kepala, Danang juga pernah menjadi bagian dari staf kepelatihan fisik di dua tim besar, yakni Persebaya Surabaya dan PSS Sleman.
Latar belakang ini menunjukkan bahwa Danang memiliki pemahaman yang mendalam tentang kondisi fisik dan teknis pemain di liga Indonesia.
Penunjukannya diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman yang dimiliki untuk segera memberikan dampak positif pada performa skuad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Kata-kata Dean Henderson Usai Crystal Palace Catat Sejarah Juara Conference League
-
Karier Aboard Pratama Arhan Ini Berakhir Jika Benar Berlabuh ke Garudayaksa FC
-
Debut Manis Kiper Muda Persija Jakarta! Hafizh Rizkianur Ucap Syukur
-
Latihan Perdana Timnas Indonesia Dimulai, Marselino hingga Saddil Langsung Digeber John Herdman
-
Mees Hilgers Terpaksa Bertahan di FC Twente Akibat Kesalahan Agennya
-
Persib Bandung Terancam Ditinggal Pilar Utama, Federico Barba Dapat Tawaran dari Liga Yunani
-
Crystal Palace Juara Conference League, Kisah Sukses Oliver Glasner Membawa Sejarah ke Selhurst Park
-
Mozambik Rilis Skuad Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Andalkan Pemain Utama
-
John Herdman Dapat Amunisi Baru, Dua Pemain Diaspora Australia Segera Dinaturalisasi
-
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, Hugo Broos Rilis 26 Pemain Akhiri Kutukan 16 Tahun