-
Flick batasi Raphinha demi pemulihan jelang laga UCL kontra Chelsea.
-
Barcelona dan Chelsea imbang poin, memperebutkan posisi teratas grup.
-
Laga ini adalah pertemuan kembali setelah tujuh tahun di Liga Champions.
Suara.com - Pelatih kepala FC Barcelona, Hans-Dieter 'Hansi' Flick, mengambil langkah pencegahan terkait winger andalannya, Raphinha, yang baru saja kembali dari pemulihan cedera.
Pembatasan waktu bermain ini merupakan bagian dari upaya manajemen skuad untuk memastikan pemulihan total pemain tersebut.
Keputusan ini diutarakan Flick menjelang pertandingan penting di Liga Champions UEFA 2025/2026 melawan Chelsea.
Pertarungan sengit antara dua raksasa Eropa ini dijadwalkan berlangsung di markas Chelsea, Stadion Stamford Bridge, London, pada Rabu (26/11) dini hari WIB.
Raphinha terpaksa absen selama hampir 60 hari setelah menderita cedera hamstring yang cukup serius.
Cedera tersebut didapatkan penyerang asal Brasil itu pada akhir September 2025, saat Barcelona berhadapan dengan Real Oviedo dalam lanjutan kompetisi domestik Liga Spanyol 2025/2026.
Akibat insiden tersebut, Raphinha harus melewatkan total sepuluh pertandingan penting bagi Blaugrana.
Absennya Raphinha mencakup sejumlah laga krusial, termasuk pertemuan Liga Champions UEFA melawan Paris Saint-Germain dan duel panas El Clasico melawan Real Madrid di Liga Spanyol.
Meskipun sudah kembali merumput, sang juru taktik asal Jerman tidak mau mengambil risiko memperburuk keadaan pemain tersebut.
Baca Juga: Kabar Duka, Sosok Penemu Lionel Messi Tutup Usia
Raphinha telah menunjukkan tanda-tanda kebugaran dengan tampil singkat, yakni selama 10 menit, ketika Barcelona menghadapi Athletic Bilbao di Stadion Camp Nou pada Sabtu (22/11).
Flick menekankan perlunya kehati-hatian dalam menggunakan pemain kunci yang baru kembali dari cedera panjang.
"Kami perlu berhati-hati dengannya," kata Flick menegaskan.
Ia melanjutkan, "Hal yang terpenting adalah dia telah kembali dari cedera. Kami harus menentukan berapa menit yang dibutuhkan untuk dia bermain."
Selain Raphinha, dua pilar Barcelona lainnya, penjaga gawang Joan Garcia dan Marcus Rashford, juga baru pulih dari masalah kebugaran.
Garcia telah kembali menunjukkan performa penuh dengan bermain sepanjang pertandingan melawan Bilbao, usai pulih dari cedera.
Sementara itu, Rashford, yang baru sembuh dari flu, masih belum mendapatkan kesempatan bermain dalam laga yang sama.
Meskipun menghadapi kondisi skuad yang belum 100% prima, Flick tetap menunjukkan optimisme tinggi terhadap kemampuan anak asuhnya.
Pelatih berusia 60 tahun itu sangat yakin timnya memiliki potensi untuk meraih hasil maksimal saat bertandang ke London.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sulit, mengingat kualitas lawan yang akan dihadapi.
"Chelsea merupakan salah satu tim terbaik di dunia, jadi laga akan sulit," ujar juru taktik berkebangsaan Jerman tersebut.
Flick menganalisis gaya bermain lawan, "Mereka suka tampil menekan seperti kami."
Namun ia meyakini kemampuan adaptasi timnya, "Namun tim saya bisa beradaptasi dengan lawan dan di setiap laga strategi kami berbeda."
Saat ini, Barcelona dan Chelsea berada dalam posisi yang sangat ketat di klasemen sementara Liga Champions UEFA 2025/2026 setelah menjalani empat pertandingan.
Kedua tim tercatat mengumpulkan jumlah poin yang sama, menjadikan selisih gol sebagai penentu posisi.
Barcelona unggul tipis di peringkat 11 dengan selisih gol positif (+5), sedangkan The Blues berada di posisi 12 dengan selisih gol positif (+3).
Laga ini menandai pertemuan perdana mereka di kompetisi paling bergengsi Eropa tersebut setelah vakum selama tujuh tahun.
Terakhir kali keduanya bentrok adalah pada babak 16 besar Liga Champions UEFA musim 2017/2018.
Kala itu, Barcelona berhasil melaju ke babak selanjutnya setelah mengandaskan perlawanan Chelsea dengan total agregat meyakinkan 4-1.
Ini adalah momen bagi kedua tim untuk mempertegas dominasi mereka di panggung Eropa dan memperebutkan tiket menuju fase gugur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama