- Wayne Rooney memuji Marc Cucurella karena performa bertahan luar biasa melawan Lamine Yamal di Liga Champions.
- Cucurella dianggap kunci kemenangan Chelsea 3-0 atas Barcelona di Stamford Bridge melalui peredaman Yamal.
- Kemenangan ini membawa Chelsea ke posisi kelima, sementara Barcelona terperosok di peringkat 15 klasemen.
Suara.com - Legenda Manchester United, Wayne Rooney, memberikan pujian besar kepada bek kiri Chelsea, Marc Cucurella, setelah tampil gemilang dalam kemenangan telak 3-0 atas Barcelona pada laga Liga Champions di Stamford Bridge.
Cucurella dinilai sebagai salah satu kunci kemenangan The Blues setelah berhasil meredam total bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, yang selama ini menjadi salah satu pemain paling berbahaya di Eropa.
Dalam analisanya untuk Amazon Prime, Rooney menilai Cucurella telah memberikan masterclass dalam bertahan menghadapi winger eksplosif seperti Yamal.
“Cucurella benar-benar luar biasa, mungkin performa terbaik yang saya lihat dari seorang bek kiri dalam waktu yang lama,” ujar Rooney.
“Dia memberikan pelajaran terbaik tentang bagaimana menghadapi pemain seperti Lamine Yamal. Untuk tampil seperti ini malam ini, dia pemain yang sangat serius.”
Yamal, yang biasanya menjadi motor serangan Barcelona, dibuat tak berkutik sepanjang pertandingan.
Cucurella sukses menutup ruang, memenangkan duel, hingga meminimalkan ancaman pemain 18 tahun tersebut.
Chelsea sebenarnya mencetak dua gol cepat melalui Enzo Fernández, namun keduanya dianulir VAR.
The Blues akhirnya memimpin lewat gol bunuh diri Jules Kounde pada menit ke-27.
Baca Juga: Pelatih Chelsea Puas Bisa Hajar Barcelona dengan Skor 3-0
Situasi Barcelona memburuk ketika Ronald Araujo mendapat kartu merah pada akhir babak pertama.
Dua gol tambahan dari Estevao dan Liam Delap memastikan kemenangan telak Chelsea.
Sementara itu, Barcelona hanya mampu melepaskan dua tembakan tepat sasaran sepanjang laga.
Dengan tiga kemenangan dalam lima laga, Chelsea kini melesat ke posisi kelima fase liga Liga Champions.
Barcelona justru terjun ke peringkat 15 dan berada dalam tekanan berat untuk lolos.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Pelatih Chelsea Puas Bisa Hajar Barcelona dengan Skor 3-0
-
Arsenal vs Bayern Munich: Vincent Kompany Siap Ladeni Taktik Mikel Arteta
-
Chelsea Lumat Barcelona 3-0, Thierry Henry Samakan Estevao dengan Ryan Giggs
-
Balik Lagi ke Lapangan Usai Dipecat PSSI, Denny Landzaat Dibuat Malu Jose Mourinho
-
Drama 5 Gol! Juventus Menang Dramatis Lawan Bodo, Jonathan David Jadi Pahlawan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK