-
Pelatih Timnas Senior Indonesia akan diumumkan PSSI pekan ini.
-
PSSI mewawancarai lima kandidat pelatih langsung di Eropa.
-
Penentuan pelatih baru wajib mengikuti Statuta PSSI yang berlaku.
Sebanyak dua orang anggota Exco telah mendahului keberangkatan, menyusul Dirtek PSSI Alexander Zwiers yang sudah berangkat satu hari sebelumnya, yaitu pada Selasa (25/7).
Keberangkatan secara terpisah ini memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk berkumpul bersama-sama di Eropa.
Tujuan utama tim PSSI adalah untuk segera melaksanakan tahapan wawancara langsung dengan para calon pelatih sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
"Malam hari nanti [Rabu (26/7)] ada beberapa teman Exco yang mendahului keberangkatan duluan. Ada dua orang yang akan berangkat duluan ke sana. Dan Dirtek Alexander juga sudah berangkat kemarin [Selasa (25/7)]. Sehingga nanti kita akan berangkat ke sana. nanti akan ketemu bersama-sama di Eropa dan sesuai jadwal yang ada memang di apa namanya di minggu-minggu ini nanti akan bisa langsung melakukan interview," ujar Sumardji.
Tahap wawancara yang dilakukan dalam minggu-minggu ini merupakan bagian akhir dari proses seleksi.
Dengan proses wawancara yang dilakukan secara langsung di Eropa, penentuan pelatih baru diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Keseluruhan tahapan ini menjadi indikasi kuat bahwa pengumuman resmi tidak akan lama lagi.
Publik sepak bola tanah air diminta untuk bersabar menanti hasil akhir dari kerja keras PSSI dalam menemukan pelatih terbaik untuk Timnas Senior.
Pencarian sosok pelatih ini menjadi prioritas utama PSSI guna mempersiapkan tim secara optimal menghadapi agenda internasional berikutnya.
Baca Juga: Bakal Diisi Trio Gelandang Berkualitas, Bagaimana Pembagian Tugas Lini Tengah Timnas SEA Games?
Proses penentuan ini menjamin bahwa pelatih yang terpilih adalah sosok yang paling sesuai dengan kebutuhan dan visi PSSI.
Pelatih baru diharapkan dapat membawa perubahan positif dan prestasi gemilang bagi Skuad Garuda di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan