-
Shin Tae-yong bantah tuduhan penamparan Jeong Seung Hyun.
-
STY menyebut tindakannya hanya ekspresi spontan berlebihan.
-
Hubungan mereka baik, STY terkejut dengan klaim pemain.
Suara.com - Isu mengenai mantan juru taktik Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang dituduh menampar bek Ulsan HD, Jeong Seung Hyun, kembali mencuat ke permukaan.
Kontroversi ini menjadi perbincangan hangat publik dua bulan setelah kepergian Shin Tae-yong dari kursi kepelatihan klub raksasa Korea Selatan tersebut.
Seperti diketahui, periode kepemimpinan pria yang akrab disapa STY ini di Ulsan hanya berlangsung singkat, yaitu dua bulan saja sejak penunjukannya pada Agustus 2025.
Rentetan hasil yang tidak memuaskan dalam 10 pertandingan yang ia pimpin, ditambah dengan gejolak internal, memaksa manajemen Ulsan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih berusia 55 tahun itu.
Namun, drama di klub belum tuntas; Jeong Seung Hyun secara tiba-tiba melontarkan pengakuan bahwa dirinya pernah ditampar oleh Shin Tae-yong, bahkan menyebut insiden tersebut bukanlah sebuah candaan.
Menanggapi tuduhan serius ini, STY memilih untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh pernyataan yang beredar luas di media.
Ia justru menekankan bahwa hubungannya dengan pemain bertahan tersebut sangat harmonis, bahkan hingga momen perpisahan.
“Jeong Seung Hyun adalah murid kesayangan saya. Dia bersama saya di Olimpiade dan Piala Dunia. Ketika saya meninggalkan Ulsan, dia orang terakhir yang saya temui,” ungkap STY seperti dikutip Xsportsnews.
STY menyampaikan keterkejutannya yang mendalam atas klaim yang dilontarkan oleh sang bek andalan Ulsan HD tersebut.
Baca Juga: Aksi Gila Emil Audero dan Dua Gol Vardy, Cremonese Kejutkan Bologna di Liga Italia
Bahkan, STY menceritakan bahwa Seung Hyun justru datang memohon maaf atas kinerja tim yang dinilai kurang optimal saat mereka berpisah.
“Dia bilang ‘Maaf pelatih’, ‘Maaf karena hasilnya buruk’. Saya tidak tahu kenapa dia berkomentar seperti itu sekarang. Dia tetap murid saya dan saya akan menanyakannya nanti,” ujarnya.
Terkait dengan insiden yang disebut-sebut sebagai 'tamparan', Shin Tae-yong menjelaskan bahwa momen tersebut hanyalah reaksi spontan setelah sekian lama tidak bersua.
Ia mengakui bahwa tindakannya mungkin saja disalahartikan atau menimbulkan rasa kurang nyaman pada sang pemain.
“Kalau tindakan saya membuat dia tidak nyaman, saya minta maaf. Saya merasa hanya mengekspresikan diri secara berlebihan,” tegasnya.
STY juga memberikan klarifikasi tegas bahwa ia tidak pernah sekali pun melakukan kekerasan fisik atau tindakan kasar lainnya terhadap para pemain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tahan Imbang Persib Bandung, Bernardo Tavares Puji Semangat Juang Persebaya Surabaya
-
Defisit 4 Gol, Barcelona Dihadapkan Misi Sulit Kontra Atletico Madrid
-
Juventus Perpanjang Kontrak Gelandang Amerika Serikat hingga 2030
-
Jelang Hadapi Wolves, Arne Slot Beberkan Kondisi Terkini Florian Wirtz
-
Hasil Undian Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Masuk Grup B, Bareng Australia hingga Malaysia
-
Harga Tiket FIFA Series 2026: Penjualan Sudah Dibuka, Mulai Rp150 Ribu
-
Apresiasi Langkah Menpora, Kementerian PPPA Dorong Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual
-
Peter Schmeichel: Tanpa David Raya, Arsenal Tak Akan Ada di Puncak Premier League
-
Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat
-
Media Belanda Bongkar Kebohongan Patrick Kluivert, Momen Paling Memalukan di Live TV