- Pelatih Curacao, Dick Advocaat, menyatakan kegembiraan luar biasa atas hasil drawing Piala Dunia 2026 di Washington D.C.
- Curacao tergabung di Grup E bersama Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading, negara kuat dari tiga benua.
- Advocaat menganggap menghadapi Jerman di laga pembuka merupakan hal fantastis dan membanggakan bagi timnya.
Suara.com - Pelatih tim nasional Curacao, Dick Advocaat, tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya setelah mengetahui hasil drawing Piala Dunia 2026.
Dalam undian yang berlangsung di Washington D.C., Curacao resmi tergabung di Grup E bersama tiga tim kuat dari tiga benua berbeda, Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading.
Advocaat, yang kini berusia 78 tahun mengucapkan dua kata untuk menggambarkan perasaannya terhadap hasil undian, "Luar biasa,"
“Bisa memainkan pertandingan pembuka melawan negara besar seperti Jerman adalah sesuatu yang fantastis,” ujar Advocaat kepada Voetbal International.
“Untuk Curacao, berada di panggung ini saja sudah sangat membanggakan. Dan sekarang kami mendapat kesempatan menghadapi negara-negara besar dari tiga benua berbeda. Ini membuat semuanya jauh lebih istimewa.” ujar penerus Patrick Kluivert di Curacao itu.
Curacao memastikan tiket Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang tanpa gol yang penuh ketegangan melawan Jamaika di babak kualifikasi.
Sebelum dilatih Advocaat, Curacao sempat dilatih oleh eks pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Namun di era Kluivert, Curacao justru mengalami masa-masa kelam.
Meski sangat antusias atas hasil drawing Piala Dunia 2026, Advocaat tetap menjaga realisme.
Ia mengetahui betul bahwa Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng.
Baca Juga: Hasil Drawing Piala Dunia 2026, Prancis di Grup Neraka, Argentina Bertemu Lawan Enteng
Ketiga tim tersebut memiliki pengalaman, kualitas fisik, serta kedalaman skuad yang jauh di atas rata-rata.
“Itu semua adalah tim yang sangat sulit,” kata Advocaat.
“Kami akan melihat seperti apa hasilnya bagi Curacao. Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan membiarkan semuanya berjalan. Tetapi yang jelas, hasil undian ini sangat indah bagi kami.”
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Ronald Koeman Sumringah Belanda Dapat Grup Ringan di Piala Dunia 2026, tapi Cuaca Jadi Ancaman
-
Herve Renard Akui Arab Saudi Masuk Grup Neraka, Sebut Spanyol Tim Terbaik Dunia
-
Menanti Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
-
Hasil Drawing Piala Dunia 2026: di Mana Grup Neraka?
-
Hasil Drawing Piala Dunia 2026, Prancis di Grup Neraka, Argentina Bertemu Lawan Enteng
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Berapa Harga Jam Tangan Alexandre Christie Wanita Paling Murah? Cek 5 Rekomendasinya
-
Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie
-
Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target
-
Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank
-
Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh
-
Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?
-
Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung
-
Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat
-
Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar