- Pelatih Belanda, Ronald Koeman, menilai Grup F Piala Dunia 2026 seimbang melawan Jepang, Tunisia, serta pemenang play-off Eropa.
- Pertandingan Grup F akan berlangsung di empat kota Amerika, termasuk Kansas City dan Monterrey yang berpotensi suhu panas ekstrem.
- Koeman menyoroti potensi cuaca panas sebagai perhatian utama timnas Belanda selama persiapan menuju turnamen tersebut.
Suara.com - Pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman memberikan reaksi atas hasil drawing Piala Dunia 2026 yang menempatkan anak asuhnya di grup F.
Belanda tergabung di grup F bersama Jepang, Tunisia, dan pemenang play-off Eropa B, antara Swedia, Albania, Polandia, atau Ukraina.
Menurut Ronald Koeman, Belanda berada di grup yang relatif seimbang. Ia pun yakin membawa anak asuhnya lolos dari fase grup.
“Para lawan berada dalam level yang cukup seimbang menurut saya,” ujar Koeman kepada NOS.
“Jepang selalu menjadi tim yang fit dan terorganisasi dengan baik. Tunisia, saya belum mengikuti secara mendalam belakangan ini. Dan lawan dari play-off bisa jadi Polandia lagi. Secara umum, kami bisa cukup puas.”
Belanda akan melakoni laga-laga Grup F di empat kota besar, Dallas, Houston, Kansas City, dan Monterrey.
Dari keempat lokasi tersebut, dua di antaranya, Kansas City dan Monterrey menjadi perhatian khusus para ahli biometeorologi.
Menurut laporan International Journal of Biometeorology, kedua kota tersebut termasuk area dengan potensi suhu ekstrem selama musim panas 2026.
Situasi ini bisa berdampak pada kondisi fisik pemain serta strategi permainan, khususnya bagi tim Eropa yang tidak terbiasa tampil di cuaca panas ekstrem.
Baca Juga: Chaos Drawing Piala Dunia 2026: Guyuran Salju Bikin Tamu Mengular di Luar Venue
Koeman pun menegaskan bahwa faktor cuaca akan menjadi isu yang cukup ia khawatirkan.
“Kami akan bermain di bagian tengah Amerika Serikat atau mungkin Meksiko, jadi cuacanya akan panas. Ini harus menjadi perhatian utama kami. Cuaca akan menjadi tema penting selama persiapan,” ujarnya.
Jika Belanda mampu menjadi juara grup, Koeman dan skuad Oranje bisa bertemu salah satu runner-up dari Grup C yang dihuni Brasil, Maroko, Skotlandia, dan Haiti.
Terkait peluang itu, Koeman mengaku cukup optimisme bisa meraih hasil terbaik.
“Itu bagus. Kami siap.” tegas Ronald Koeman.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Herve Renard Akui Arab Saudi Masuk Grup Neraka, Sebut Spanyol Tim Terbaik Dunia
-
Menanti Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
-
Hasil Drawing Piala Dunia 2026: di Mana Grup Neraka?
-
Hasil Drawing Piala Dunia 2026, Prancis di Grup Neraka, Argentina Bertemu Lawan Enteng
-
Viral Gestur Pelayan Infantino kepada Donald Trump di Drawing Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Ingatkan Regulasi PSSI, Persib Bandung Larang Aremania Hadir di GBLA
-
Eks Barcelona Rafael Marquez akan Latih Meksiko usai Piala Dunia 2026
-
Tak Biasa, Jude Bellingham Beli Saham Klub Kriket
-
Hasil Super League: Maxwell Gagal Penalti, Persija Jakarta Ditahan PSIM 1-1
-
Menteri Olahraga Iran Ungkap Satu Syarat Mutlak untuk Tampil di Piala Dunia 2026
-
Hasil PSIM Yogyakarta vs Persija Jakarta di Babak I: Gol Cepat Vidal Dibalas Allano
-
Waspadai Ze Valente Cs, Pelatih Persija Fokus Taktik Kolektif Lawan PSIM
-
Cristiano Ronaldo Berpeluang Main Bareng Anaknya di Al Nassr, Duet Impian Segera Terwujud?
-
Ketergantungan Satu Pemain, Statistik Ungkap Arsenal Sulit Menang Tanpa Bukayo Saka
-
Bukan Hanya Fadly Alberto Hengga, Jejak Kekerasan Juga Menyeret Pemain Muda Ini