- Timnas Indonesia U-22 akan menghadapi Filipina pada Senin (8/12/2025) sebagai laga pembuka mempertahankan gelar juara.
- Filipina berambisi mengalahkan Indonesia untuk lolos semifinal dan mengakhiri penantian sejak SEA Games 1991.
- Pelatih Filipina, McPherson, menyatakan timnya siap bertarung dengan mentalitas kuat meski menghadapi juara bertahan.
Suara.com - Bagi Timnas Indonesia U-22, laga melawan Filipina pada Senin (8/12/2025) adalah sebuah laga pembuka untuk memulai kampanye mempertahankan gelar.
Namun bagi Filipina, ini adalah sebuah laga penentuan bersejarah, sebuah kesempatan untuk mengakhiri penantian selama 34 tahun.
The Azkals muda datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri setinggi langit. Kemenangan 2-0 atas Myanmar di laga pertama menempatkan mereka nyaman di puncak klasemen Grup C.
Kini satu kemenangan lagi di hadapan sang juara bertahan akan secara otomatis mengantarkan mereka ke babak semifinal. Pencapaian ini akan menjadi sebuah sejarah besar.
Pasalnya Filipina tidak pernah sekalipun berhasil menembus babak semifinal SEA Games sejak terakhir kali melakukannya pada edisi 1991, saat mereka berstatus sebagai tuan rumah.
Di hadapan lawan sekaliber Timnas Indonesia U-22 yang berstatus juara bertahan, pelatih Filipina, Garrath McPherson justru mengirimkan pesan psywar yang jelas.
Ia menegaskan bahwa timnya sama sekali tidak terintimidasi dan siap bertarung untuk memperebutkan takdir mereka sendiri.
McPherson menegaskan bahwa pertarungan ini bukan sekadar soal adu kualitas teknis, melainkan adu mentalitas.
"Kami memiliki pemain-pemain yang sangat kuat. Tim yang memenangkan pertandingan memiliki sikap dan mentalitas yang lebih baik, jadi kami sangat antusias dengan kesempatan untuk bermain," ujar McPherson dikutip dari Tribune.
Baca Juga: Mimpi Buruk Laos: Jadi Tim Pertama yang Angkat Koper dari SEA Games 2025
Kepercayaan diri The Azkals muda ini bukan tanpa dasar. Kemenangan solid atas Myanmar di laga pertama menjadi bahan bakar semangat mereka untuk menantang sang raksasa.
Kini dengan sejarah di depan mata, Filipina bertekad untuk memberikan perlawanan habis-habisan dan mengakhiri penantian panjang mereka di panggung Asia Tenggara.
Berita Terkait
-
Pelatih Timnas Putri Indonesia Tak Puas Hanya Kalahkan Singapura 3-1
-
Kalahkan Singapura, Timnas Putri Indonesia Jaga Peluang Lolos ke Semifinal SEA Games 2025
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 vs Filipina, Garuda Muda Punya Kenangan Manis
-
Jelang Duel Lawan Timnas Indonesia U-22di SEA Games 2025, Sejago Apa Filipina?
-
Deretan Pemain Serba Bisa di Timnas Indonesia U-22, Siapa Bersinar di SEA Games 2025?
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup
-
Timnas Indonesia Harus Waspada, Chanathip Bertekad Bawa Thailand Juara Piala AFF 2026
-
Kontroversi Gol EPA U-20 Berujung Ricuh, Komite Wasit PSSI Tegaskan Keputusan Sah
-
Psywar Arkhan Fikri, Tegaskan Arema FC Datang ke Bandung untuk Bungkam Persib
-
Georgios Donis Resmi Jadi Pelatih Timnas Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026
-
Pelatih Arema FC Siapkan Cara Redam Persib di GBLA
-
Marcos Santos Waspadai Rekor Sempurna Persib di GBLA, Arema FC Tetap Bidik Kemenangan
-
Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas
-
Komite Wasit Pastikan Dua Gol Dewa United ke Gawang Persib Sah
-
Dirtek FC Emmen Sebut Hidup Tim Geypens Hancur Gara-gara Skandal Paspor