-
Justin Hubner dikartu merah usai tekel keras di laga Fortuna Sittard vs Ajax.
-
Pelatih Danny Buijs kritik tindakan Hubner sebagai keputusan yang bodoh.
-
Insiden ini dianggap Buijs sebagai proses pembelajaran yang menyakitkan.
Ia menyebut tindakan Hubner sebagai hal yang benar-benar konyol dan tidak dapat diterima dalam situasi pertandingan.
“Tapi lihat, apa yang dilakukan Hubner setelah itu sungguh bodoh,” ucap Buijs menambahkan, menunjukkan rasa frustrasinya.
Buijs sangat menyayangkan tekel keras tersebut terjadi hanya delapan menit setelah Hubner masuk dan jauh dari gawang mereka sendiri.
Tindakan tersebut dianggap tidak mencerminkan frustrasi dari keseluruhan pertandingan, mengingat Hubner baru saja bergabung di lapangan.
"Dengan skor 1-3 di pikiran Anda. Itu bukan frustrasi, karena dia baru saja masuk," tutur Buijs.
Buijs mempertanyakan logika di balik keputusan Hubner untuk melakukan tekel sembrono di wilayah yang tidak mengancam.
"Jika Anda baru saja masuk, Anda tidak akan melakukan tekel seperti itu enam puluh meter dari gawang Anda, kan? Itu bodoh," tegas Buijs.
Pelatih berharap insiden ini dapat menjadi momen pembelajaran yang penting bagi Hubner dan seluruh anggota tim.
Situasi menjadi sedikit diuntungkan bagi Fortuna Sittard karena tidak lama setelah Hubner diusir, Ajax juga harus bermain dengan 10 orang setelah Baas menerima kartu kuning kedua.
Baca Juga: Yakin Pelatih Timnas Indonesia dari Belanda Lagi? Intip Masa Lalu John Heitinga
Namun, Buijs tetap melihat konsekuensi kartu merah tersebut sebagai hal yang merugikan.
Ia menekankan bahwa pengalaman bermain dengan satu pemain lebih sedikit diakibatkan oleh kesalahan harus menjadi pelajaran berharga ke depannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Bocor! Surat Pemanggilan TC Piala AFF 2026: Eksel Runtukahu Dipanggil Perdana
-
Beda Nasib Pemain Timnas di Inggris: Elkan Baggott Menuju Premier League, Ole Romeny Degradasi?
-
Arsenal vs Newcastle: Statistik Memihak The Gunners tapi The Magpies Siap Jadi Mimpi Buruk
-
Rentetan Cedera Kevin Diks Jadi Sorotan, Pelatih Monchengladbach Soroti Beban Kerja Tinggi
-
Rumor: Klub Raksasa Polandia Tertarik Boyong Dony Tri Pamungkas
-
Arsenal dan Atletico Madrid Bersaing Rekrut Julian Brandt
-
Rahasia Pola Makan Cristiano Ronaldo, Disiplin Tanpa Gula dan Susu
-
Utusan Trump Usul Iran Diganti Italia di Piala Dunia 2026, FIFA: Mereka Pasti Datang
-
Rapor Pemain Abroad Timnas Indonesia: Joey Pelupessy Tatap Promosi Liga Belgia
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup