- Kursi pelatih kepala timnas Indonesia kosong setelah kontrak Patrick Kluivert berakhir, memicu berbagai spekulasi.
- John Heitinga muncul sebagai kandidat kuat setelah mengikuti akun media sosial terkait timnas Indonesia.
- PSSI terbuka opsi pelatih Asia, sementara Heitinga dinilai cocok karena memiliki darah keturunan Indonesia.
Suara.com - Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia masih kosong dan membuat banyak spekulasi bermunculan soal siapa sosok yang paling tepat menangani skuad Garuda.
Setelah berakhirnya kerja sama dengan Patrick Kluivert, berbagai nama mulai dikaitkan dengan posisi tersebut.
Kandidat yang beredar pun cukup beragam, terutama pelatih berdarah Belanda yang dinilai punya hubungan kuat dengan sepak bola Indonesia.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga menegaskan masih membuka ruang untuk berbagai opsi, termasuk pelatih top Asia.
Namun satu nama baru yang muncul dan langsung mencuri perhatian adalah John Heitinga.
Media Belanda, VoetbalPrimeur, menilai gerak-gerik Heitinga di media sosial bukanlah kebetulan.
Heitinga diketahui mulai mengikuti beberapa akun terkait timnas Indonesia.
Langkah ini dinilai sebagai sinyal bahwa ia terbuka dengan peluang melatih di Tanah Air.
VoetbalPrimeur menulis bahwa mantan bek tersebut mengikuti akun timnas, presiden federasi, dan penasihat Jordi Cruijff secara bersamaan.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-22 Bertabur Pemain Bintang, Hokky Caraka Jawab Keraguan Fans Soal Medali Emas
Hubungan Indonesia dan Belanda memang sangat kuat dalam sepak bola.
Banyak pemain keturunan lahir di Belanda dan kini memperkuat timnas.
Heitinga pun memiliki darah Indonesia dari sang ayah dan beberapa kali berkunjung ke Tanah Air sebelumnya.
Situasi ini membuat Heitinga dianggap cocok dengan keinginan PSSI yang ingin pelatih memiliki kedekatan budaya.
Saat ini Heitinga juga sedang tidak melatih setelah meninggalkan Ajax karena hasil yang mengecewakan.
Karena itu, pergerakannya di media sosial dianggap sebagai sinyal terbuka untuk bekerja sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Ivar Jenner Ungkap Cuaca Panas Jadi Musuh Utama Pemain Keturunan Indonesia di Super League
-
Rapor Bintang Timnas Indonesia di Super League: Rizky Ridho hingga Thom Haye Menyala!
-
Hasil Super League: Persib Bandung Gagal Menang Lagi! Terancam Dikudeta Borneo FC
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Update Harga Pasar Pemain Timnas Indonesia: Jay Idzes Tembus Rp173 Miliar, Mees Hilgers Makin Turun
-
Hadapi Grup Berat, Kurniawan Yakin Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Dijamu PSIS Semarang, Kendal Tornado FC Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
-
Alvaro Arbeloa Ungkap Alasan Jarang Mainkan Dani Carvajal
-
Memble Ditahan Imbang Dewa United, Persib Bakal Mengamuk Saat Jumpa Arema FC
-
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Berpotensi Hadapi Bintang Barcelona Lamine Yamal