- Manchester United berhasil mengalahkan Wolverhampton Wanderers 4-1 pada laga Premier League di Molineux, membawa mereka naik ke posisi keenam klasemen.
- Bruno Fernandes tampil sangat dominan dengan mencetak dua gol dan satu assist, menjadikannya pemain kunci kemenangan United tersebut.
- Wolves sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Jean-Ricner Bellegarde sebelum jeda, namun United mendominasi penuh babak kedua.
Suara.com - Manchester United meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Wolverhampton Wanderers pada laga Premier League di Molineux, Selasa (9/12) dini hari WIB.
Hasil ini membawa Setan Merah naik ke posisi keenam klasemen sementara, sekaligus memperlihatkan performa dominan tim asuhan Ruben Amorim, terutama lewat penampilan brilian sang kapten, Bruno Fernandes.
Namun, Wolves yang tampil lebih banyak mengandalkan serangan balik sempat menyulitkan.
Hasilnya, jelang turun minum, Jean-Ricner Bellegarde berhasil menemukan ruang tembak dan melepaskan sepakan akurat ke sudut gawang, membuat skor imbang 1-1.
Selepas jeda, skuad asuhan Ruben Amorim tampil jauh lebih dominan.
Mereka menekan secara agresif dan terus menciptakan peluang berbahaya.
Hanya dalam enam menit babak kedua berjalan, Bryan Mbeumo mengembalikan keunggulan United dengan memanfaatkan umpan terobosan cerdik dari Diogo Dalot.
Pada menit ke-61, Bruno Fernandes kembali menunjukkan visi luar biasa saat memberikan umpan matang untuk Mason Mount yang berakhir dengan gol ketiga bagi United.
Delapan menit jelang waktu normal berakhir, tendangan penalti Fernandes sukses memperlebar keunggulan menjadi 4-1.
Baca Juga: Manchester United Perkasa, Bantai Wolves 4-1 di Molineux
Bruno Fernandes layak dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga ini.
Dua gol, satu assist, serta kontrol penuh terhadap ritme permainan membuat perannya sangat krusial dalam keberhasilan United meraih poin penuh.
Berikut rapor pemain Manchester United usai menang besar atas Wolves seperti dikutip dari ESPN
GK – Senne Lammens: 6
Tidak banyak yang bisa ia lakukan pada gol yang bersarang ke gawangnya, setelah dua kali bola silang gagal diantisipasi sempurna oleh lini belakang. Hampir tidak mendapat ancaman berarti di babak kedua.
DF – Luke Shaw: 6
Berita Terkait
-
Manchester United Perkasa, Bantai Wolves 4-1 di Molineux
-
Ruben Amorim Lagi Butuh Duit, Manchester United Tak Bakal Lepas Joshua Zirkzee Murah
-
Drama 6 Gol, Liverpool Harus Puas Main Imbang Lawan Leeds United
-
Roy Keane Ledek Mason Mount, Masuk sebagai Pemain Pengganti tapi Main Tak Karuan
-
Oliver Glasner Jadi Target Utama Liverpool, Arne Slot dan Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Arsenal vs Newcastle: Statistik Memihak The Gunners tapi The Magpies Siap Jadi Mimpi Buruk
-
Rentetan Cedera Kevin Diks Jadi Sorotan, Pelatih Monchengladbach Soroti Beban Kerja Tinggi
-
Rumor: Klub Raksasa Polandia Tertarik Boyong Dony Tri Pamungkas
-
Arsenal dan Atletico Madrid Bersaing Rekrut Julian Brandt
-
Rahasia Pola Makan Cristiano Ronaldo, Disiplin Tanpa Gula dan Susu
-
Utusan Trump Usul Iran Diganti Italia di Piala Dunia 2026, FIFA: Mereka Pasti Datang
-
Rapor Pemain Abroad Timnas Indonesia: Joey Pelupessy Tatap Promosi Liga Belgia
-
Rasisme Gerogoti Sepak Bola Indonesia, PSSI: Prestasi Tanpa Pembinaan Karakter Tak Cukup
-
Timnas Indonesia Harus Waspada, Chanathip Bertekad Bawa Thailand Juara Piala AFF 2026
-
Kontroversi Gol EPA U-20 Berujung Ricuh, Komite Wasit PSSI Tegaskan Keputusan Sah