- Fabio Capello mengkritik keras keputusan penalti kontroversial yang berujung kemenangan 1-0 Liverpool atas Inter Milan.
- Keputusan penalti didasarkan rekomendasi VAR setelah Bastoni dianggap melanggar Wirtz, yang dinilai Capello sebagai simulasi jelas.
- Capello juga menyoroti kerja VAR yang lambat dan tidak konsisten, merusak objektivitas dalam laga Inter kontra Liverpool.
Suara.com - Legenda sepak bola Italia, Fabio Capello, melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit dan VAR dalam laga Inter Milan kontra Liverpool yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk The Reds.
Menurutnya, penalti yang diberikan kepada Liverpool di menit-menit akhir adalah skandal.
Setelah sebelumnya menganulir gol Liverpool akibat handball, VAR kemudian merekomendasikan hukuman penalti untuk Inter setelah Alessandro Bastoni dianggap melanggar Florian Wirtz.
Pemain asal Jerman itu dianggap menjatuhkan diri dengan dramatis dan membuat wasit diperkuat tayangan VAR menghukum Inter dengan penalti.
Dominik Szoboszlai yang jadi algojo sukses merobek gawang Inter Milan. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Liverpool hingga akhir pertandingan.
“Ini penalti yang skandal! Saya tidak mengerti kenapa VAR perlu campur tangan ketika wasit sudah melihat langsung kejadian itu. Itu simulasi yang sangat jelas,” tegas Capello seperti dilansir dari Sky Sports.
Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut tidak hanya merusak jalannya pertandingan, tetapi juga mencederai objektivitas VAR yang seharusnya membantu wasit, bukan justru mengacaukan keputusan.
Selain penalti kontroversial tersebut, Capello juga menyindir kerja VAR yang dianggap lambat dan tidak konsisten.
Menurutnya, situasi itu membuat pertandingan kehilangan alur dan menghadirkan ketidakpastian yang tidak perlu.
Baca Juga: Barcelona Comeback 2-1 atas Frankfurt, Jules Kounde Ciptakan Rekor Pribadi
“Saya tidak mengerti cara kerja VAR malam ini. Mereka membutuhkan tiga menit untuk menganulir gol yang jelas handball,” ujarnya.
“Kalau sebuah tarikan kecil seperti itu dianggap penalti, maka kita bisa punya sejuta penalti dalam setiap pertandingan. Ini keputusan memalukan dan membuka preseden berbahaya,” tegasnya lagi.
Sementara itu, Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu juga bereaksi keras terhadap penalti kontroversial tersebut.
“Sejujurnya, hasil imbang adalah yang paling adil. Tapi kami justru pulang tanpa apa-apa,” ujar Chivu.
“Wasit berada di posisi yang sangat jelas untuk melihat insiden itu. Ia menilai tidak ada penalti, tapi VAR turun tangan dan mengubah segalanya.”
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Barcelona, 5 Tim yang Tampil Ganas di Liga Champions Semalam
-
Daftar Top Skor Liga Champions: Harry Kane Gagal Beri Ancaman Kylian Mbappe
-
Kata-kata Cristian Chivu Usai Inter Milan Dihajar Liverpool, Singgung Wasit dan VAR
-
Arne Slot Buka Peluang Mohamed Salah Kembali ke Skuad Liverpool
-
Klasemen Liga Champions: Liverpool Hajar Inter Milan, Persaingan 8 Besar Semakin Sengit
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur
-
Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang
-
Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim
-
4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering
-
Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak
-
Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam