- Persib Bandung lolos ke babak 16 besar ACL Two 2025/2026 setelah mengalahkan Bangkok United 1-0.
- Persib akan bertemu salah satu runner up dari Grup E, F, atau H pada fase gugur mendatang.
- Tiga calon lawan potensial tersebut adalah Pohang Steelers, Ratchaburi FC, dan Cong An Ha Noi sebagai kejutan.
Suara.com - Persib Bandung sukses mengamankan satu tiket ke babak 16 besar Liga Champions Asia 2 (ACL Two) 2025/2026.
Kemenangan 1-0 atas Bangkok United memastikan mereka lolos dengan status sebagai juara Grup G.
Kini penantian beralih ke calon lawan yang akan mereka hadapi di fase gugur. Sesuai regulasi, Persib akan berhadapan dengan salah satu runner up dari Grup E, F, atau H.
Meskipun pertandingan terakhir di grup-grup tersebut belum usai, tiga nama sudah bisa diprediksi akan menjadi lawan potensial Maung Bandung. Siapa sajakah mereka? Berikut ulasannya.
1. Pohang Steelers
Ini adalah calon lawan paling berbahaya di atas kertas. Berstatus lima kali juara Liga Korea Selatan, Pohang Steelers secara mengejutkan gagal menjadi juara Grup H.
Mereka kalah saing dari wakil Singapura, Tampines Rovers, yang unggul secara head to head.
Meskipun hanya berstatus runner up, kekuatan Pohang Steelers tidak bisa dipandang sebelah mata.
Gagal menjadi juara grup bisa menjadi pelecut semangat mereka untuk tampil habis-habisan di fase gugur.
Pengalaman dan mentalitas juara di level domestik membuat mereka menjadi ancaman paling serius bagi ambisi Persib.
Baca Juga: Laga Penentuan Persib Bandung, Polisi Siapkan 3 Titik Penyekatan Kunci di GBLA
2. Ratchaburi FC
Wakil dari Liga Thailand ini menjadi kandidat kuat runner-up Grup F. Ratchaburi saat ini berada di posisi kedua dengan sembilan poin dan hanya perlu menghindari kekalahan telak di laga terakhir melawan Gamba Osaka untuk mengunci posisi mereka.
Ratchaburi bukanlah lawan yang mudah. Mereka merupakan salah satu tim yang sedang dalam performa menanjak di Liga Thailand musim ini, bersaing ketat di papan atas klasemen. Kekuatan sepak bola Thailand yang terus berkembang menjadikan mereka lawan yang sangat patut diwaspadai.
3. Cong An Ha Noi
Dari Grup E, nama Cong An Ha Noi muncul sebagai calon lawan potensial. Klub yang finis sebagai peringkat ketiga Liga Vietnam musim lalu ini kini menempati posisi runner-up dengan delapan poin, di bawah Macarthur SC dari Australia.
Meskipun secara matematis masih bisa menjadi juara grup, skenario paling realistis adalah mereka akan finis di posisi kedua. Seperti halnya Ratchaburi, kekuatan sepak bola Vietnam yang terkenal alot dan penuh semangat juang akan menjadi tantangan tersendiri.
Menghadapi Cong An Ha Noi berarti bersiap untuk pertarungan fisik dan mental selama 90 menit penuh.
Berita Terkait
-
Gagal Raih Poin, Pelatih Bangkok United Kecewa dan Puji Penampilan Persib
-
Kalahkan Bangkok United, Bojan Hodak Senang Dengan Penampilan Pemain Persib Bandung
-
Bojan Hodak Bangga Persib Bandung Lolos ke 16 Besar ACL Two
-
Pelatih Bangkok United Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Ungkap Penyebabnya
-
Tumbangkan Bangkok United, Persib Bandung Melaju ke 16 Besar ACL 2
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI
-
Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum