-
2.000 personel amankan laga Persib vs Bangkok United di GBLA.
-
Tiga titik penyekatan disiapkan untuk saring penonton bertiket resmi.
-
Polisi terapkan rekayasa lalin dan sterilisasi Jalan Gedebage.
Suara.com - Kepolisian Resor Kota Besar Bandung mengambil langkah masif dengan menyiapkan 2.000 personel gabungan untuk menjaga pertandingan penting Piala AFC antara Persib Bandung dan Bangkok United.
Laga terakhir Grup G AFC Champions League Two ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu malam, tepatnya pukul 19.15 WIB di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Personel keamanan yang jumlahnya besar ini diterjunkan dengan target utama menciptakan suasana pertandingan yang aman, tertib, dan juga nyaman bagi seluruh penonton yang hadir.
Strategi pengamanan mencakup tiga lokasi vital yang akan berfungsi sebagai titik penyaringan ketat bagi para suporter yang hendak memasuki area utama stadion.
Ketiga area pemeriksaan awal ini meliputi wilayah Babakan Sayang, Rancanumpang, serta Cimencerang.
Langkah ini diambil untuk memastikan hanya penonton yang telah memegang tiket resmi yang dapat mendekat dan masuk ke kompleks GBLA.
Setelah melewati penyekatan awal, proses pemeriksaan ulang yang lebih mendetail akan kembali dilakukan saat suporter memasuki tribun stadion.
Prosedur pemeriksaan ganda ini berfungsi sebagai antisipasi terhadap potensi insiden yang tidak diinginkan selama jalannya pertandingan krusial tersebut.
Sistem penyaringan ketat ini memastikan bahwa area dalam stadion diisi oleh penonton yang sah dan mendukung kelancaran jalannya acara.
Baca Juga: Punya Darah Indonesia, Pemain Bangkok United Tak Sabar Rasakan Atmosfer Lawan Persib Bandung
AKBP Asep Saepudin, yang menjabat sebagai Kabag Ops Polrestabes Bandung, menegaskan pentingnya sistematisasi ini.
“Total pengamanan untuk pertandingan Persib melawan Bangkok United nanti berjumlah sekitar 2.000 personel. Tujuannya agar jalannya pertandingan bisa berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi para penonton yang hadir di stadion,” kata Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin saat dikonfirmasi di Bandung.
Selain pengamanan fisik, pihak kepolisian turut menerapkan strategi rekayasa lalu lintas di seluruh kawasan yang berdekatan dengan akses menuju Stadion GBLA.
Tujuan utama dari pengaturan lalu lintas yang dinamis ini adalah mengurai kepadatan, baik untuk suporter maupun bagi pengunjung yang menuju kawasan wisata Masjid Al Jabbar.
Tindakan sterilisasi area juga menjadi prioritas, khususnya di sepanjang Jalan Gedebage, agar kawasan sekitar stadion benar-benar bebas dari parkir atau kendaraan yang tidak berkepentingan.
Sterilisasi ini vital mengingat jalur rel kereta api melintas di lokasi tersebut dengan frekuensi cukup tinggi, yakni setiap 15 hingga 20 menit.
Penurunan personel keamanan lapangan telah dimulai jauh sebelum kick-off, yaitu sejak pukul 14.00 WIB.
Jam operasional ini memungkinkan petugas untuk menjalankan skrining dan persiapan di titik-titik krusial sebelum massa suporter bergerak menuju pintu masuk utama GBLA.
“Kalau ada suporter yang tidak memiliki tiket, akan kami putar balik. Kami pastikan yang masuk ke GBLA adalah mereka yang memiliki tiket resmi,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan