- Bangkok United kalah 0-1 dari Persib Bandung di Gelora Bandung Lautan Api, Rabu, meski lolos 16 besar ACL Two.
- Pelatih Totchtawan Sripan kecewa performa tim buruk akibat rotasi pemain yang memengaruhi alur permainan.
- Kekalahan disebabkan strategi kurang baik, kehilangan bola, transisi tidak efektif, dan rotasi lini tengah berdampak.
Suara.com - Pelatih Bangkok United, Totchtawan Sripan, mengungkapkan rasa kecewanya setelah timnya takluk 0-1 dari Persib Bandung pada laga terakhir Grup G AFC Champions League Two di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Rabu (10/12/2025)malam.
Kekalahan ini menjadi catatan minor meski klub asal Thailand tersebut tetap memastikan tiket ke babak 16 besar.
Dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan, Totchtawan menilai performa timnya jauh dari standar permainan yang biasa mereka tampilkan.
“Hari ini kami tidak bermain dengan baik. Pertandingan ini sebenarnya fokus pada pengaturan permainan,” kata Totchtawan.
Rotasi Pemain Berdampak ke Performa
Bangkok United melakukan perubahan besar dalam komposisi pemain pada laga ini. Menurut Totchtawan, keputusan tersebut membuat alur permainan tidak berjalan sebagaimana mestinya dan menghadirkan banyak tantangan dalam menghadapi Persib Bandung.
“Saya memahami bahwa ketika para pemain banyak belajar dan mencoba hal baru, permainan tidak selalu berjalan mulus. Semakin banyak pengalaman yang dimiliki, semakin besar pula tekanan yang muncul. Pada periode seperti ini, dalam hal mengatur permainan, kami belum bisa berbuat banyak,” ujarnya.
Pelatih 52 tahun itu menguraikan sejumlah kekurangan timnya pada laga tersebut, mulai dari buruknya penguasaan bola hingga transisi yang tidak efektif.
“Pertama, kami belum menentukan strategi dengan baik, bagaimana mengatur ritme dan mengendalikan pertandingan. Kami terlalu sering kehilangan bola, ditambah tekanan dari lini depan lawan sejak awal,” kata dia.
Baca Juga: Tumbangkan Bangkok United, Persib Bandung Melaju ke 16 Besar ACL 2
Masalah di Lini Tengah
Totchtawan mengakui bahwa rotasi di sektor tengah memberi dampak besar terhadap kohesi permainan Bangkok United. Minimnya koneksi antar pemain membuat permainan mereka tidak mengalir seperti biasanya.
“Secara keseluruhan, ini terjadi karena banyak rotasi di lini tengah. Itu mempengaruhi hubungan antar pemain inti,” ucapnya.
Meski kecewa dengan performa timnya, Totchtawan tetap memberikan penghargaan kepada Persib Bandung yang dinilainya tampil solid dan memiliki kedalaman skuad yang kuat.
“Kami memberikan pujian kepada Persib yang memiliki banyak pemain berkualitas dan sangat berarti bagi tim mereka,” pungkasnya.
Masih Melaju ke Babak 16 Besar
Kendati menelan kekalahan, Bangkok United tetap melaju ke babak 16 besar AFC Champions League Two bersama Persib Bandung sebagai dua tim terbaik dari Grup G.
(Antara)
Berita Terkait
-
Tumbangkan Bangkok United, Persib Bandung Melaju ke 16 Besar ACL 2
-
Laga Penentuan Persib Bandung, Polisi Siapkan 3 Titik Penyekatan Kunci di GBLA
-
Jelang Duel Krusial Lawan Bangkok United, Hodak Minta Persib Tak Anggap Remeh Lawan
-
Akses Nonton Gratis Persib Bandung vs Bangkok United, Rabu 10 Desember 2025
-
SEKALI KLIK Link Nonton Persib Bandung vs Bangkok United, Rabu 10 Desember 2025
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa