- Mykhailo Mudryk dilarang mengemudi 12 bulan, denda £199, dan kerja komunitas 60 jam di Uxbridge.
- Insiden terjadi di Chiswick ketika polisi menghentikan BMW Mudryk karena kaca film terlalu gelap dan melanggar skors.
- Ia juga terbukti mengemudi tanpa SIM sah serta asuransi, memperparah masalah doping sebelumnya.
Suara.com - Winger Ukraina, Mykhailo Mudryk tersandung masalah hukum setelah mendapat larangan mengemudi kaca mobil.
Pemain berusia 24 tahun itu kedapatan mengendarai BMW M8 senilai £140.000 dengan kaca film berbahaya, padahal ia masih dalam masa diskors dari aktivitas mengemudi.
Insiden itu terjadi di Chiswick, London Barat, beberapa waktu lalu. Polisi yang sedang berpatroli mencurigai mobil bernomor Ukraina tersebut dan meminta Mudryk menepi.
Setelah diperiksa, petugas mendapati bahwa sang pemain masih menjalani hukuman enam bulan larangan mengemudi yang dijatuhkan pada Agustus lalu akibat serangkaian pelanggaran kecepatan.
Tak hanya itu, Mudryk juga tidak memiliki SIM yang sah maupun asuransi kendaraan.
Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan kaca depan dan samping mobilnya hanya meneruskan sekitar 10 persen cahaya, jauh di bawah batas legal yang membuat kendaraan tersebut dinilai berbahaya.
Situasi ini makin memperburuk kondisi Mudryk, yang sebelumnya sudah diguncang skorsing sepak bola akibat gagal tes doping.
Ia kini sama sekali tidak dapat berlatih bersama Chelsea maupun memasuki fasilitas klub di Cobham.
Di persidangan yang berlangsung di Uxbridge Magistrates’ Court, Mudryk hadir dengan setelan serba hitam dan mengakui seluruh dakwaan, mengemudi saat diskors, mengemudi tanpa asuransi, serta menggunakan kendaraan dalam kondisi membahayakan.
Baca Juga: Paul Scholes Sentil Arsenal, Gak Bisa Menang Lagi Lupakan Mimpi Jadi Juara
Ia mengaku merasa terpaksa menyetir sendiri karena sopir pribadinya berhalangan mengantar ke latihan.
Pihak pembela, Daniel Higgins, menjelaskan bahwa kliennya menjalani tahun yang sangat sulit sehingga tidak berpikir jernih.
Ia menyebut tekanan publik dan kondisi psikologis Mudryk turut memengaruhi keputusannya.
“Ia tidak mudah bepergian dengan transportasi umum karena statusnya sebagai figur publik,” ujarnya.
Jaksa, Ashleigh Ettienne, memaparkan kronologi kejadian yang menunjukkan Mudryk sebenarnya sadar sedang melanggar aturan.
Setelah diminta berhenti oleh polisi, pemeriksaan lanjutan mengonfirmasi bahwa kendaraan tersebut tidak memenuhi standar keamanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga