- Shin Tae-yong menyatakan prihatin atas kegagalan Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026 dan era pasca dirinya.
- Ia menyoroti terbuangnya kesempatan langka lolos ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia yang sangat disayangkan.
- Mantan arsitek tersebut percaya fondasi tim tetap berharga dan optimis Indonesia bisa lolos Piala Dunia 2030.
Suara.com - Di tengah periode kelam yang menyelimuti Timnas Indonesia, suara empati datang dari sosok yang pernah menjadi arsitek kebangkitan skuad Garuda, Shin Tae-yong.
Juru latih asal Korea Selatan ini tak bisa menutupi rasa prihatinnya melihat kondisi tim yang kini terpuruk setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026 dan ditinggal tanpa pelatih kepala.
Seperti diketahui, fondasi kuat yang dibangun Shin Tae-yong hingga berhasil membawa Timnas Indonesia ke putaran keempat kualifikasi seolah sirna.
Keputusan PSSI untuk beralih ke era Patrick Kluivert ternyata berujung pada kegagalan total, yang memicu kemarahan suporter tim Merah Putih.
Melihat gejolak ini, Shin Tae-yong mengaku ikut merasakan kekecewaan yang mendalam. Baginya melihat perjuangan para pemain yang telah ia bina berakhir antiklimaks adalah sebuah pukulan yang menyakitkan.
"Saya sempat lihat di Instagram. Saya tidak bisa berkata apa-apa, saya merasa sedih dan sakit hati karena timnas Indonesia tidak bisa lolos ke Piala Dunia. Apalagi para pemain kita sudah bekerja keras sampai akhir," kata Shin Tae-yong dilansir dari kanal YouTube JekPot.
Pelatih berusia 55 tahun ini menyoroti betapa besarnya kesempatan yang telah terbuang.
Momen langka untuk bisa berlaga di level tertinggi sepak bola dunia gagal dimanfaatkan dengan baik, sebuah hasil yang sangat ia sayangkan.
"Sayangnya tidak lolos padahal sudah ronde ke-4. Sudah bagus lolos sampai ke ronde ke-4 tapi sayangnya gagal," ujarnya.
Baca Juga: Peluang Timnas Indonesia U-22 Lolos ke Semifinal SEA Games 2025 Tetap Berat, Kenapa?
Namun di balik rasa prihatinnya, Shin Tae-yong menolak untuk pesimis. Ia justru meniupkan kembali api harapan.
Menurutnya fondasi yang telah dibangun dan perkembangan yang telah ditunjukkan para pemain adalah modal berharga yang tidak boleh disia-siakan. Ia percaya, pintu menuju Piala Dunia 2030 masih terbuka lebar.
"Pertama ada perkembangan yang baik untuk timnas Indonesia. Saya melihat ada harapan (untuk Piala Dunia 2030)," katanya.
Pernyataan Shin Tae-yong ini menjadi sebuah pengingat bahwa di tengah masa transisi yang sulit, potensi dan harapan bagi masa depan sepak bola Indonesia tidak boleh padam.
Berita Terkait
-
Jelang Potensi Lawan Timnas Indonesia, Thailand Diguyur Bonus Selangit
-
Kekalahan Garuda Muda di SEA Games 2025, Greg Nwokolo Persoalkan Peran Ganda Indra Sjafri
-
Pemain Naturalisasi Ini Kritik Indra Sjafri, Kenapa?
-
Menanti Keajaiban Indra Sjafri, Mampukah Indonesia U-22 Cetak Tiga Gol Tanpa Balas Lawan Myanmar?
-
Target Kevin Diks Bersama Timnas Indonesia Usai Gagal ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia