- Perjuangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 berakhir setelah menelan dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak.
- Pemain bertahan Kevin Diks menekankan bahwa kegagalan ini harus menjadi momentum untuk fokus pada target Piala Asia 2027.
- Skuad Garuda telah mengamankan tempat di putaran final Piala Asia 2027 di Arab Saudi setelah putaran ketiga kualifikasi.
Suara.com - Euforia perjuangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 memang telah berakhir dengan kekecewaan.
Mimpi untuk berlaga di panggung termegah harus pupus setelah menelan dua kekalahan tipis di putaran keempat dari Arab Saudi dan Irak.
Namun di tengah kesedihan itu, sebuah pesan kuat untuk bangkit datang dari salah satu pilar di lini pertahanan, Kevin Diks.
Bek Borussia Monchengladbach ini menolak untuk membiarkan skuad Garuda berlarut-larut dalam penyesalan.
Baginya kegagalan ini bukanlah akhir, melainkan sebuah tikungan untuk fokus pada target besar berikutnya yang sudah di depan mata yaitu Piala Asia 2027.
"Segala sesuatu terjadi karena suatu alasan dan mungkin jika bukan Piala Dunia 2026, maka turnamen berikutnya dan sekarang kami perlu fokus untuk Piala Asia 2027,” ujar Kevin Diks kepada Bundesliga.
Pemain berusia 29 tahun ini tidak menampik bahwa ia dan rekan-rekannya sempat merasa sangat terpukul.
Namun, rasa kecewa itu dengan cepat tergantikan oleh sebuah kebanggaan yang luar biasa.
Ia sadar, seluruh pemain telah memberikan segalanya, mencurahkan hati dan jiwa mereka di atas lapangan demi lambang Garuda di dada dan 300 juta rakyat Indonesia.
Baca Juga: Detik-detik Asnawi Mangkualam Semprot Exco PSSI Arya Sinulingga
“Ya tentu saja, karena mereka tahu kami telah memberikan segalanya. Setidaknya saya tahu bahwa semua pemain di tim nasional telah memberikan yang terbaik," ucap Kevin Diks.
"Kami telah memberikan segalanya dan kami telah mencurahkan hati kami di lapangan dan bahkan di luar lapangan untuk negara dan mungkin ada 300 juta orang di Indonesia yang mendukung kami dan berada di belakang kami dan tentu kami berharap bisa berhasil untuk mereka. Kami telah mencoba segalanya,” tandas Diks.
Pesan untuk move on dari Diks ini sangat relevan. Timnas Indonesia tidak perlu lagi melewati babak kualifikasi yang melelahkan untuk turnamen besar berikutnya.
Tiket untuk putaran final Piala Asia 2027 di Arab Saudi sudah berada di genggaman, sebuah pencapaian yang diraih bersamaan dengan keberhasilan mereka melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia lalu.
Berita Terkait
-
Peluang Timnas Indonesia U-22 Lolos ke Semifinal SEA Games 2025 Tetap Berat, Kenapa?
-
Dion Markx Lupakan Tampil Bapuk Lawan Filipina, Kini Fokus Lawan Myanmar Malam Ini
-
Jelang Timnas Indonesia vs Myanmar, Dion Markx: Kami Tak Melihat Hal Negatif
-
Respons Kevin Diks usai Timnas Indonesia 'Berantakan' Ditinggal Shin Tae-yong
-
Tolak Timnas Indonesia, John Heitinga Masuk Bursa Transfer Pengganti Arne Slot di Liverpool
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur
-
BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu
-
4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari
-
Eks Member JKT 48 Tegur Keras Anak Buah Erick Thohir: Jujur Aku Kecewa!
-
Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas
-
Bukan Sekadar Mediasi, KPAI Minta Pemulihan Korban Bullying SMPN 1 Blora Jadi Prioritas
-
Ulasan Drama Mother and Mom: Kritik terhadap Obsesi Menjadi Ibu Ideal
-
Parade Bendera Merah Putih di Bawah Laut Meriahkan HUT RI ke-81
-
PJJ Sekolah Jakarta 18 Agustus Besok Karena akan Ada Demo Besar? Simak Penjelasan Pemprov DKI
-
Suhu Panas Jadi Penyebab Jamal Musiala Ambruk Setelah Cetak Gol, Begini Kondisinya Sekarang