- Timnas Indonesia U-22 gagal melaju ke babak semifinal SEA Games 2025 di Thailand, menimbulkan kekecewaan publik.
- Exco PSSI Arya Sinulingga menyatakan tidak mengerti kegagalan tersebut, memicu kritik keras dari warganet di media sosial.
- Arya Sinulingga sebelumnya menuai kontroversi karena mengklaim adanya masalah internal terkait pergantian kapten Timnas melawan China, dibantah Asnawi.
Suara.com - Timnas Indonesia U-22 harus mengakhiri langkahnya lebih cepat di cabang sepak bola SEA Games 2025. Anak asuh Indra Sjafri tak lolos ke babak semifinal SEA Games Thailand.
Kegagalan ini membuat publik kecewa berat. Kritik dan hujatan pun mengalir deras soal kinerja Indra Sjafri dan juga PSSI sebagai induk sepak bola Indonesia.
Di tengah kegagalan Timnas Indonesia U-22, salah satu Exco PSSI, Arya Sinulingga membuat pernyataan yang terkesan kontroversial.
Pada unggahan akun Instagram miliknya, Arya Sinulingga menuliskan bahwa ia tidak mau berkomentar soal kegagalan itu karena ia tidak mengerti.
"Minta maaf. Urusan Timnas Sepakbola Putra untuk SEA Gmes,"
"Saya tidak mengerti (Silahkan tanya yang mengerti," tulis Arya Sinulingga.
Pernyataan Arya ini pun mengundang kritik pedas dari neizen pada kolom komentar.
"kalo urusan kalah ga ngerti , kalo urusan menang tp kaya pahlawan kesiangan," sindir salah satu netizen.
"Tapi urusan locker room anda paling ngerti Pak Arya," sindir akun lainnya.
Baca Juga: Geger! Sosok Diduga Mirip Sekjen PSSI Tertangkap Kamera di Rumah Judi Singapura
Sebelumnya Arya Sinulingga membuat pernyataan kontroversial yang membuat salah satu pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam berang.
Arya Sinulingga menyebut ada masalah internal saat melawan China pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, 15 Oktober 2024, saat itu Asnawi menjabat kapten Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong yang saat itu melatih Timnas Indonesia mencopot ban kapten dari Jay Idzes dan memberikan kepada Asnawi.
“Kalau tidak ada masalah ruang ganti, tidak mungkin Jay Idzes diganti jadi kapten,” ucap Arya saat jadi bintang tamu salah satu podcast.
Pernyataan dari Arya ini membuat Asnawi gerah dan buka suara.
“Ini asal ngomong atau bagaimana? Tolong jelasin Je, biar bapak ini mengerti bagaimana,” tulis Asnawi di unggahan akun Instagram miliknya dan menandai Jeong Seok Seo (Jeje), penerjemah Shin Tae-yong.
Berita Terkait
-
Geger! Sosok Diduga Mirip Sekjen PSSI Tertangkap Kamera di Rumah Judi Singapura
-
Timnas Indonesia, SEA Games 2025 dan Kegagalan yang Hanya Berjarak 1 Gol Saja
-
Timnas Indonesia Merana, Gagal ke Semifinal SEA Games Meski Hajar Myanmar
-
Maaf PSSI, Timnas Indonesia Memang Layak Pulang Cepat dari SEA Games Kali Ini
-
Gagal Total di SEA Games 2025, Pengamat: Timnas Indonesia Masuki Era Kegelapan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI