- Thiago Silva mengungkapkan hubungan Neymar dan Mbappe merenggang setelah kedatangan Lionel Messi di PSG.
- Awalnya, Neymar dan Mbappe memiliki hubungan yang sangat harmonis sebelum situasi berubah setelah musim 2020/2021.
- Silva menilai ego besar dalam tim membuat PSG sulit meraih gelar besar Liga Champions meski dihuni pemain bintang.
Suara.com - Mantan kapten Paris Saint-Germain (PSG), Thiago Silva, mengungkap kisah di balik merenggangnya hubungan Neymar dan Kylian Mbappe selama membela klub raksasa Prancis tersebut.
Kedatangan Neymar dari Barcelona dan Mbappe dari AS Monaco kala itu langsung mengubah wajah PSG.
Bersama Edinson Cavani, mereka membentuk trio mematikan.
Mbappe mencetak 132 gol dari 171 penampilan, sementara Neymar mengoleksi 87 gol dalam 116 laga. Hubungan keduanya pun disebut sangat harmonis di awal.
Namun, situasi berubah setelah PSG merekrut Lionel Messi pada musim 2020/2021.
Langkah itu diambil demi mewujudkan ambisi besar klub, menjuarai Liga Champions, satu-satunya trofi yang terus luput dari genggaman PSG.
Dalam wawancara dengan L’Equipe, Thiago Silva mengenang betapa akrabnya Neymar dan Mbappe sebelum Messi datang.
“Mereka sangat terhubung satu sama lain dan termasuk yang paling sering bersenang-senang setiap hari. Saya tidak mengerti mengapa mereka akhirnya berselisih. Itu membuat saya sedih,"
"Mereka berdua adalah orang yang luar biasa, dan sangat disayangkan hubungan itu berakhir seperti ini,” ujar Silva.
Baca Juga: Detik-detik Lionel Messi Dievakuasi Usai Fans India Ngamuk dan Serbu Lapangan
Silva juga menceritakan momen penting yang melatarbelakangi kepindahan Mbappe ke PSG.
Seusai PSG mengalahkan AS Monaco di Piala Super Prancis, Mbappe menghampirinya dan menyatakan keinginannya bergabung ke Paris, bahkan jika Neymar jadi datang.
“Hubungan mereka luar biasa saat itu,” kata Silva.
Pengakuan Silva sejalan dengan pernyataan Neymar yang sebelumnya mengungkap bahwa Mbappe mulai berubah setelah Messi bergabung.
Neymar menilai rekan setimnya itu diliputi rasa cemburu dan tak ingin berbagi peran utama.
Konflik keduanya bahkan sempat terlihat publik, termasuk saat berebut penendang penalti pada Agustus 2022.
Berita Terkait
-
Detik-detik Lionel Messi Dievakuasi Usai Fans India Ngamuk dan Serbu Lapangan
-
Bayar Rp4 Juta, Tak Lihat Messi: Suporter India Ngamuk, Hancurkan Stadion
-
Kylian Mbappe Masih Cedera, Diragukan Bisa Tampil Lawan Alaves
-
Barcelona Buru Tanda Tangan Pemain 17 Tahun, Punya Kemiripan dengan Lionel Messi
-
Daftar Top Skor Liga Champions: Harry Kane Gagal Beri Ancaman Kylian Mbappe
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
JETOUR Berikan Garansi Mesin Tanpa Batas Kilometer di GIIAS 2026
-
Toyota Pamerkan Land Cruiser Hybrid dan GAZOO Racing Terbaru di GIIAS 2026
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten