-
Jay Idzes tampil solid bantu Sassuolo tahan imbang AC Milan 2-2.
-
Statistik Idzes mencakup 1 tekel, 3 intersep, dan 5 clearance penting.
-
Sassuolo di peringkat 9, Milan tetap puncak klasemen Serie A.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, menunjukkan penampilan yang sangat mengesankan ketika timnya, Sassuolo, bertandang ke markas AC Milan dalam lanjutan kompetisi Liga Italia Serie A musim 2025/2026.
Duel yang berlangsung di Stadion San Siro pada hari Minggu (14/12/2025) tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2, di mana pertahanan Sassuolo yang dikawal Idzes terbukti tangguh.
Skuad Rossoneri sempat unggul lebih dulu melalui gol dari Ismael Kone, namun Milan mampu membalikkan keadaan berkat dua gol yang dicetak oleh Davide Bartesaghi.
Keunggulan tersebut sayangnya tidak bertahan lama karena Armand Lauriente berhasil menyamakan kedudukan, memastikan pertandingan berakhir tanpa pemenang.
Kehadiran bek tengah berusia 25 tahun itu sebagai starter di jantung pertahanan Neroverdi menjadi salah satu faktor penting yang membuat lini serang Milan kesulitan.
Data Statistik Pertahanan Jay Idzes
Idzes terlibat dalam sejumlah duel krusial, termasuk insiden tekel keras yang membuat dirinya dan penyerang bintang Milan, Christian Pulisic, sempat terkapar di lapangan.
Laporan dari Sofascore merinci bahwa performa Idzes sangat efektif dalam menjaga area pertahanan tim tamu selama 90 menit penuh.
Pemain keturunan Indonesia ini mencatatkan satu kali tekel sukses sepanjang pertandingan, menunjukkan kegigihannya merebut bola dari kaki lawan.
Baca Juga: AC Milan Gigit Jari di San Siro, Fabio Grosso Bicara Soal Kans Jay Idzes Cs Tembus Eropa
Selain itu, dia juga membukukan tiga kali intersep yang sangat vital untuk memutus alur serangan cepat yang dibangun oleh AC Milan.
Pemain berpostur jangkung ini tampil dominan di udara maupun darat dengan catatan lima kali clearance dan total lima kali duel (tiga di udara dan dua di darat).
Kemampuan Idzes dalam membaca permainan juga terlihat dari tiga kali recovery ball yang ia lakukan untuk mengamankan penguasaan bola bagi Sassuolo.
Rating dan Dampak pada Klasemen
Meskipun fokus utama adalah pertahanan, Idzes juga sempat sesekali ikut membantu fase penyerangan timnya.
Tercatat pemain kelahiran Mierlo ini sempat melepaskan satu kali tembakan ke arah gawang, meski upaya tersebut berhasil diblok oleh pemain bertahan lawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Proses Naturalisasi Jalan Terus, PSSI Tutup Rapat 2 Calon Pemain Keturunan Baru Timnas Indonesia
-
Klasemen BRI Super League: Persija Bikin Persib Bandung Tak Nyaman di Puncak
-
Ada Sentuhan Orang Indonesia di Jersey Away Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026
-
Swiss Open 2026: Raih Runner-up, Putri KW Jelaskan Penyebab Kekalahan di Final
-
Mauricio Souza Doakan 6 Pemain Persija Tembus Skuad Final Timnas Indonesia
-
Mauricio Souza Tantang Pengamat usai Persija Ditahan Dewa: Sebut Satu Tim yang Lebih Baik dari Kami!
-
Persib Imbang di Samarinda, Marc Klok Soroti Peluang Emas di Menit Akhir
-
'Orang Dalam' Blak-blakan John Herdman Dekati Wonderkid Arsenal untuk Dinaturalisasi
-
Persib Gagal Amankan Tiga Poin di Samarinda, Bojan Hodak Soroti Momen Kontroversial
-
Taktik Umpan Pendek Macet Lawan Dewa United, Pelatih Persija Kritik Kondisi Rumput JIS