- Kegagalan Timnas U-22 mempertahankan emas SEA Games 2025 berujung pemecatan pelatih Indra Sjafri oleh PSSI.
- Timnas Indonesia senior gagal Kualifikasi Piala Dunia 2026 di bawah pelatih Patrick Kluivert sejak Januari 2025.
- PSSI perlu evaluasi total sistem pembinaan dan regenerasi pemain lokal, serta pemanfaatan maksimal pemain naturalisasi.
Suara.com - Masuki akhir tahun 2025, kondisi Timnas Indonesia benar-benar menyesakkan dada. Jika di akhir tahun 2024, fans masih memiliki secercah harapan Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026, kondisinya sekarang jauh berbeda.
Terbaru, Timnas Indonesia U-22 gagal total di SEA Games 2025, misi untuk mempertahankan medali emas SEA Games 2023 tak mampu direalisasikan oleh Indra Sjafri sebagai pelatih.
Ujungnya eks pelatih Bali United itu diberhentikan oleh PSSI. Belum juga PSSI tunjuk pelatih baru untuk tim senior, kini federasi juga harus mencari pelatih untuk Timnas Indonesia U-22.
Secercah harapan besar dari pendukung di tahun lalu melihat kekuatan Timnas Indonesia di level senior dan kelompok umur yang dperkuat pemain naturalisasi bisa berjaya di tahun ini sirna dengan cepat.
Pendukung Timnas mulai tunjukkan pesimistis setelah PSSI pada Januari 2025 memutuskan untuk tidak memperpanjang Shin Tae-yong dan koleganya sebagai pelatih Timnas.
Alih-alih mencari pelatih yang sekaliber Shin Tae-yong, PSSI malah menunjuk sosok problematik, Patrick Kluivert sebagai pengganti.
Hasilnya, Timnas Indonesia terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Tak berhenti di situ, kolega Kluivert, Gerald Vanenburg juga gagal meloloskan Timnas U-23 ke Piala Asia U-23 2026.
Kondisi Timnas Indonesia tengah carut marut, ketum PSSI Erick Thohir 'malah' menerima tugas negara menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) gantikan Dito Ariotedjo.
Secercah harapan memang masih ada di skuat U-17 asuhan eks asisten Shin Tae-yong, Nova Arianto.
Baca Juga: Bukti Indra Sjafri Memang Sudah Harus Selesai di Timnas Indonesia
Meski skuat U-17 gagal lolos dari fase gruo di Piala Dunia U-17, setidaknya permainan Evandra Florasta dkk di lapangan masih enak dilihat dan menumbuhkan harapan di masa depan.
Selain soal pemilihan pelatih baru yang benar-benar berkarakter dan memiliki visi misi jangka panjang, PSSI juga harus mengevaluasi total utamanya dalam hal sistem Pembinaan dan regenerasi pemain.
Keberadaan pemain naturalisasi di skuat senior dan kelompok umur harus benar-benar dimanfaatkan secara maksimal.
Apalagi pemain-pemain seperti Jay Idzes, Calvin Verdonk hingga Kevin Diks sedang berada di usia emas dan bermain di kompetisi Eropa.
Penambahan pemain naturalisasi bukan pilihan tepat untuk saat ini.
Yang wajib dilakukan PSSI ialah pembinaan dan sistem regenerasi pemain belum optimal. Meski sempat menunjukkan potensi di beberapa gelar regional sebelumnya, tim Indonesia dinilai masih bergantung terlalu kuat pada beberapa pemain tertentu dan kurang memiliki kedalaman skuad yang siap bersaing di level lebih tinggi.
Berita Terkait
-
Bukti Indra Sjafri Memang Sudah Harus Selesai di Timnas Indonesia
-
Media Asing Penasaran Siapa Pengganti Indra Sjafri di Timnas Indonesi U-22
-
Belajar dari Era Sebelumnya, PSSI Pasang 2 Syarat untuk Pelatih Baru Timnas Indonesia
-
Indra Sjafri Dipecat, Sumardji: Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 Tidak Masuk Akal
-
Dulu Bintang, Beberapa Pemain Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas Kini Jauh dari Sepak Bola
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Muka Malu Infantino! Pencitraan di Panggung FIFA Ditolak Mentah-mentah Palestina
-
Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan 31: Persib Tantang PSIM, Persija Dijamu Persijap
-
Bhayangkara FC Tak Terima! Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun, Klub Resmi Banding ke PSSI
-
Marc Klok: Ini Mentalitas Juara
-
Bojan Hodak Akui Persib Bandung Salah Start Meski Menang 4-2 atas Bhayangkara FC
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
-
Nuno Espirito Santo Ungkap Persaingan Degradasi Premier League Sengit
-
Arne Slot Lega Cedera Mohamed Salah Tak Parah, tapi Absen Lawan Manchester United
-
Manchester United Masih Kaji Opsi Pelatih, Michael Carrick Jadi Kandidat Terkuat
-
Mason Greenwood Dianggap Terlalu Bagus untuk Marseille, Disarankan Hengkang