- PSSI menetapkan dua syarat mutlak bagi calon pelatih Timnas Indonesia, yakni wajib tinggal di Indonesia.
- Syarat kedua adalah komitmen penuh pelatih baru untuk melakukan transfer ilmu kepada pelatih lokal Indonesia.
- Endri Erawan menyampaikan kriteria ini setelah proses wawancara di Eropa, dengan target pengumuman Januari 2026.
Suara.com - Proses perburuan pelatih baru Timnas Indonesia kini memasuki tahap akhir. Namun, PSSI menegaskan bahwa mereka tidak akan sembarangan dalam memilih.
Belajar dari pengalaman dua pelatih sebelumnya, federasi kini menetapkan dua syarat mutlak yang tidak bisa ditawar yaitu sang nakhoda baru wajib tinggal di Indonesia dan berkomitmen penuh pada transfer ilmu.
Anggota Komite Eksekutif atau Exco PSSI, Endri Erawan yang terlibat langsung dalam proses wawancara di Eropa, membeberkan kriteria ketat ini.
Menurutnya PSSI tidak lagi menginginkan pelatih jarak jauh yang hanya datang jelang mepet pertandingan.
“Target kami pelatih itu harus all-out, artinya mereka harus lebih banyak di Indonesia daripada di negaranya. Harus punya pengalaman bagus meloloskan ke piala dunia, kalau perlu tinggal bersama keluarganya di Indonesia," ujar Endri dalam konferensi pers, Selasa (16/12/2025).
Syarat ini seolah menjadi sebuah sindiran halus untuk rezim sebelumnya di bawah Patrick Kluivert yang diketahui lebih banyak menghabiskan waktu di Belanda dan baru bergabung dengan tim sesaat sebelum laga.
Sikap ini sangat kontras dengan Shin Tae-yong, yang memilih untuk menetap di Indonesia selama masa baktinya, memungkinkannya untuk memantau langsung perkembangan pemain dan liga.
Syarat kedua yang tak kalah penting adalah kewajiban untuk melakukan transfer ilmu kepada para pelatih lokal.
Lagi-lagi, PSSI menjadikan era Shin Tae-yong sebagai acuan. Keberhasilan STY menularkan ilmu ke Nova Arianto, yang kini naik kelas menangani Timnas U-20, dianggap sebagai model ideal yang harus dilanjutkan.
Baca Juga: Nasib Teranyar Elkan Baggott, Gimana Kabarnya Ya?
"Harus berkontribusi ke pelatih lokal, kalau ada lisensi pelatih turut mengisi kursus, dekat juga dengan klub Liga 1 dan Liga 2,” lanjut Endri.
“Filosofi terkait sepak bola harus ditularkan ke pelatih Indonesia. Sehingga menemukan pemain yang tidak canggung lagi ketika ke timnas. Filosofi Indonesia harus 1 visi dengan proyek timnas, mudah-mudahan bisa kita dapatkan," imbuhnya.
Dengan dua syarat ketat ini, PSSI tidak hanya mencari seorang juru taktik, tetapi juga seorang figur yang mau berinvestasi secara total pada ekosistem sepak bola Indonesia, baik dari sisi kultur maupun pengembangan sumber daya manusia.
Endri Erawan menambahkan bahwa hasil wawancara di Eropa telah dilaporkan kepada Ketua Umum Erick Thohir dan akan segera dirapatkan di tingkat Exco. Pengumuman resmi pun ditargetkan paling lambat pada Januari 2026.
Berita Terkait
-
Indra Sjafri Dipecat, Sumardji: Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 Tidak Masuk Akal
-
Sumardji Tak Habis Pikir, Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, Padahal...
-
Seindah Apa Gol Santiago Montiel Hingga Raih Puskas Award 2025 Kalahkan Rizky Ridho?
-
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kaget dengan Cara Mengulur Waktu di BRI Super League
-
Ini Pilihan Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes di Ajang FIFA The Best 2025
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
Terkini
-
Arah Angin Berubah! Posisi Tawar Mees Hilgers Kini Pahit, FC Twente Semringah
-
Iran Walk Out dari Kongres FIFA 2026, Infantino Takut dan Tunduk pada AS
-
Update Kasus Pasporgate Dean James: Liga Belanda Terancam Chaos!
-
Pemain Keturunan Indonesia Sesumbar Lebih Baik dari Calhanoglu dan McTominay
-
Prediksi Liga Inggris Pekan Ini: MU vs Liverpool Imbang, Arsenal Libas Fulham
-
Muka Malu Infantino! Pencitraan di Panggung FIFA Ditolak Mentah-mentah Palestina
-
Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan 31: Persib Tantang PSIM, Persija Dijamu Persijap
-
Bhayangkara FC Tak Terima! Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun, Klub Resmi Banding ke PSSI
-
Marc Klok: Ini Mentalitas Juara
-
Bojan Hodak Akui Persib Bandung Salah Start Meski Menang 4-2 atas Bhayangkara FC