-
Persib Bandung didenda Rp499 juta oleh AFC akibat pelanggaran kode etik perilaku suporter.
-
Pelanggaran terjadi saat laga kontra Selangor FC mencakup invasi lapangan dan pelemparan botol.
-
Klub diwajibkan melunasi denda sebesar USD30.000 dalam jangka waktu paling lambat 30 hari.
Aksi pelemparan ini memperburuk status pelanggaran yang dituduhkan kepada jawara Liga 1 musim lalu tersebut.
"Penonton yang tergabung dalam tim tergugat melemparkan sekitar delapan benda ke lapangan," lanjut keterangan AFC.
Tindakan anarkis ini membuat komite disiplin tidak memberikan toleransi sedikit pun atas kejadian di Malaysia.
Pasal 65.1 dari kode etik dan disiplin AFC menjadi dasar hukum utama untuk menjerat tim Indonesia ini.
Klub dinilai gagal bertanggung jawab atas tingkah laku simpatisannya meskipun sedang bermain di luar kandang sendiri.
Persib Bandung kini memiliki tenggat waktu yang sangat terbatas untuk segera melunasi seluruh kewajiban denda.
Uang senilai hampir setengah miliar rupiah itu harus segera ditransfer ke rekening resmi milik konfederasi sepak bola.
Jika terjadi keterlambatan maka bukan tidak mungkin sanksi yang lebih berat akan kembali menghantui tim.
Kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi manajemen dan juga seluruh basis suporter setia di tanah air.
Baca Juga: Analisis: Taktik Jitu Andoni Iraola Obrak Abrik Jantung Pertahanan Manchester United
Diharapkan insiden memalukan ini tidak terulang kembali pada pertandingan-pertandingan internasional yang akan datang.
Kepatuhan terhadap regulasi stadion adalah kunci utama agar klub tidak merugi secara finansial maupun reputasi.
Manajemen diharapkan lebih masif dalam memberikan edukasi kepada para pendukung agar tetap menjaga ketertiban dunia.
Kemenangan di lapangan hijau akan terasa hambar jika harus dibayar dengan sanksi akibat ulah suporter.
Kini Persib harus fokus memperbaiki citranya di mata konfederasi sepak bola tertinggi di benua Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Timnas Iran Tidak Mundur dari Piala Dunia 2026, Boikot AS Tetap Jalan!
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Fakta Jelang FIFA Series 2026, Stadion GBK Muat Diisi Seluruh Warga Saint Kitts and Nevis
-
Jelang FIFA Series 2026, Stadion GBK Disidak Persiapannya
-
Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Hadir TC di Jakarta, Siapa yang Dicoret?
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik