-
PSSI akan merilis nama pelatih baru Timnas Indonesia pada Januari 2025 mendatang.
-
Kandidat pelatih kini sudah mengerucut menjadi dua nama dari hasil seleksi di Eropa.
-
Pengumuman resmi dilakukan setelah Ketua Umum Erick Thohir menyelesaikan agenda penting SEA Games.
Agenda pertemuan antara Ketua Umum dan jajaran Exco menjadi kunci utama sebelum identitas pelatih dipublikasikan.
PSSI menargetkan transparansi mengenai nakhoda baru ini paling cepat pada sisa bulan Desember tahun ini.
"Biarkan Pak Ketum fokus SEA Games dulu. Setelah itu rapat Exco dengan Pak Ketum, mudah-mudahan bulan ini atau paling lambat bulan depan pelatih baru akan diumumkan," jelasnya.
Sinyal kuat menunjukkan bahwa transisi kepelatihan ini akan menjadi kado awal tahun bagi para pendukung sepak bola.
Publik diminta bersabar menunggu pernyataan resmi agar tidak terjadi spekulasi yang bisa mengganggu proses diplomasi kontrak.
Meskipun identitas aslinya masih tersimpan rapat namun jumlah kandidat kini sudah berkurang secara signifikan.
Dari lima nama yang masuk radar awal hanya menyisakan dua figur kuat yang berpeluang besar melatih.
Beberapa nama pelatih kelas dunia mulai dikaitkan oleh para penggemar di berbagai platform media sosial.
Spekulasi yang berkembang mengarah pada nama-nama populer seperti John Heitinga hingga sosok Giovanni van Bronckhorst.
Baca Juga: Persiapan Buruk, Pergerakan Melenceng: Kritik Keras untuk Timnas Indonesia U-22
PSSI mengakui bahwa radar mereka memang tidak meleset jauh dari apa yang selama ini dibicarakan masyarakat.
PSSI memiliki alasan kuat mengapa mereka belum mau membuka tabir identitas juru taktik baru tersebut sekarang.
"Memang mengerucut seperti yang disebutkan lagi, sebelum kembali ke tanah air muncul lagi satu nama dari Ketum," ucap Endri.
Ada prosedur profesional dan privasi yang harus dihormati mengingat para calon pelatih masih terikat kontrak tertentu.
Pihak pelatih sendiri yang meminta agar pembicaraan ini tetap bersifat rahasia hingga ada kesepakatan hitam di atas putih.
"Jadi kami akan meneruskan dengan nama-nama. Tapi saya tidak punya hak menyebutkan nama, ini menjaga privasi."
PSSI menyadari bahwa pelatih yang mereka incar merupakan sosok yang sangat diminati oleh banyak klub besar.
Oleh karena itu langkah hati-hati diambil agar proses perekrutan tidak mengalami kegagalan di detik-detik terakhir.
"Mereka juga banyak nama dan klub yang mau mereka, Jadi kami harus mengerti posisi mereka. Ini permintaan pelatih untuk merahasiakan, tapi namanya tidak terlalu jauh dari yang sudah beredar," pungkasnya.
Dengan dukungan penuh dari Ketua Umum diharapkan pelatih baru ini bisa membawa transformasi bagi prestasi internasional Indonesia.
Kini semua mata tertuju pada Januari 2025 yang akan menjadi babak baru bagi perjalanan Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat
-
Gantung Sepatu Demi Keluarga, Eks Sprinter Asian Games Comeback di Lintasan Aspal
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta