- Gabriel Martinelli senang Arsenal memimpin klasemen Liga Inggris, unggul dua poin dari Manchester City saat Natal.
- Martinelli menekankan pentingnya tim tetap tenang, fokus, dan mengambil pendekatan satu pertandingan pada satu waktu.
- Pemain Arsenal tersebut juga menyoroti tanggung jawab besar serta pentingnya kerja keras dan doa bersama dalam meraih hasil.
Suara.com - Penyerang Arsenal Gabriel Martinelli mengaku senang melihat timnya berada di puncak klasemen Liga Inggris saat memasuki periode Natal.
Posisi tersebut dinilai menjadi modal penting, meski ia menegaskan The Gunners harus tetap tenang dan fokus menghadapi sisa musim.
Arsenal saat ini memimpin klasemen sementara Liga Inggris dengan keunggulan dua poin atas Manchester City.
Situasi itu memberi perasaan positif bagi Martinelli, namun pemain asal Brasil tersebut menilai posisi puncak tidak serta-merta menjadi tekanan berlebihan.
“Saya tidak akan menyebutnya sebagai tekanan. Perasaan bisa memainkan pertandingan-pertandingan penting dan berada di posisi seperti sekarang ini sangat bagus,” ujar Martinelli kepada Sky Sports News.
Menurutnya, status Arsenal sebagai salah satu klub terbesar di dunia membuat setiap pemain memahami tanggung jawab besar saat turun ke lapangan.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya menjaga ketenangan.
“Kami bermain untuk salah satu klub terbesar di dunia, jadi kami tahu tanggung jawab yang kami miliki setiap kali berada di lapangan. Tetapi kami harus tetap tenang,” lanjutnya.
Martinelli menyebut Arsenal memiliki kualitas dan kedalaman skuad yang mumpuni, serta kepercayaan penuh terhadap klub dan pelatih.
Baca Juga: Mengenal Asal Usul Boxing Day Premier League Alasan Mengapa Liga Inggris Tetap Bertanding saat Natal
Karena itu, ia menilai pendekatan paling tepat adalah fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
“Kami percaya pada kualitas yang kami miliki, pada para pemain di tim ini, juga pada klub dan pelatih. Kami harus tetap tenang, melangkah dari satu laga ke laga berikutnya, dan mencoba memenangkan semuanya,” katanya.
Meski berada di puncak klasemen, Martinelli menegaskan gelar juara tidak akan diraih hanya karena memiliki pemain-pemain bagus. Ia menekankan pentingnya kerja keras dan totalitas di setiap pertandingan.
“Kami tahu tidak akan memenangkan liga hanya karena punya pemain bagus. Kami harus bermain dengan sepenuh hati dan memberikan segalanya setiap kali berada di lapangan,” ucapnya.
Martinelli juga menyoroti aspek kebersamaan, di mana para pemain berjuang bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk klub, staf, keluarga, dan satu sama lain.
Selain itu, pemain berusia 24 tahun tersebut mengungkapkan sisi spiritual yang menjadi bagian dari rutinitas tim. Menurutnya, para pemain Arsenal kerap memanjatkan doa sebelum pertandingan sebagai bentuk rasa syukur.
“Kami selalu berdoa sebelum pertandingan untuk memuji Tuhan atas semua yang telah Dia lakukan dalam hidup kami. Kami tahu betapa beruntungnya kami, dan tanpa Dia, kami tidak akan berada di posisi ini,” tutup Martinelli.
Berita Terkait
-
Mengenal Asal Usul Boxing Day Premier League Alasan Mengapa Liga Inggris Tetap Bertanding saat Natal
-
Badai Cedera Liverpool Lawan Wolves, Arne Slot Konfirmasi Florian Wirtz Siap Tempur di Anfield Sabtu
-
Alexander Isak Bertekad Pulih Lebih Cepat
-
Pelatih Crystal Palace Ledek Arsenal, Sebut Menang Beruntung
-
Arsenal Tantang Chelsea di Semifinal Carabao Cup, Merino Kirim Peringatan ke The Blues
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia