-
Kieran McKenna mempertimbangkan opsi peminjaman kembali untuk Elkan Baggott demi menambah menit bermain.
-
Elkan dinilai sebagai pemain profesional yang tetap bekerja keras meskipun jarang masuk skuad inti.
-
Ipswich Town menganggap Elkan Baggott sebagai aset berharga bagi masa depan jangka panjang klub.
Suara.com - Karier bek andalan Timnas Indonesia yakni Elkan Baggott bersama klub Ipswich Town sedang berada di persimpangan.
Pelatih kepala Ipswich Town yaitu Kieran McKenna memberikan pandangan mendalam mengenai situasi sulit yang dihadapi sang pemain.
Persaingan ketat di lini belakang membuat palang pintu bertubuh jangkung tersebut jarang mendapatkan kesempatan tampil di lapangan.
McKenna mengakui bahwa menembus skuad utama merupakan tantangan yang sangat berat bagi pemain muda saat ini.
Situasi ini memicu rumor kuat mengenai keberlanjutan karier Elkan Baggott di klub berjuluk The Tractor Boys.
Langkah peminjaman kembali dipandang sebagai solusi paling masuk akal bagi pertumbuhan karier sang pemain bertahan.
Dalam beberapa tahun terakhir Elkan Baggott memang sudah kenyang mencicipi atmosfer kompetisi di berbagai klub Inggris.
Tercatat beberapa klub seperti Gillingham hingga Blackpool pernah menjadi destinasi sementara bagi pemain kelahiran Bangkok tersebut.
Klub-klub seperti Cheltenham dan Bristol Rovers juga sempat menggunakan jasa Elkan guna menambah jam terbangnya.
Baca Juga: PSSI Beri John Herdman Keistimeewaan yang Tak Dimiliki Pelatih Timnas Indonesia Sebelumnya
Kini skema serupa sedang dimatangkan oleh jajaran manajemen serta tim kepelatihan Ipswich Town untuk musim ini.
Sang manajer mengungkapkan bahwa ada diskusi serius mengenai nasib para pemain yang jarang mendapat menit bermain.
“Tentu saja itu menjadi poin diskusi. Sejujurnya, mereka berdua sangat tidak beruntung. Kami telah membawa 22 pemain sepanjang tahun, dan kami cukup nyaman dengan jumlah tersebut," tutur McKenna.
Pelatih tersebut menyadari bahwa kondisi skuad yang bugar membuat rotasi pemain menjadi sangat terbatas sekali.
“Biasanya Anda akan memperkirakan beberapa pemain tidak tersedia, tetapi secara umum sebagian besar dari grup tersebut selalu tersedia," ungkapnya lagi.
Ketangguhan fisik para pemain utama secara tidak langsung menutup ruang bagi pemain pelapis untuk menunjukkan tajinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah