- Luca Zidane, kiper berusia 27 tahun, memilih membela Timnas Aljazair daripada Prancis karena ikatan kuat dengan leluhurnya.
- Keputusan ini sangat didukung oleh sang kakek, yang mengungkapkan kebahagiaan setiap kali Luca dipanggil tim nasional.
- Luca debut manis bersama Aljazair di Piala Afrika 2025, menggunakan nama punggung "Zidane" sebagai penghormatan keluarga.
Suara.com - Luca Zidane, putra dari legenda sepak bola dunia Zinedine Zidane, akhirnya buka suara mengenai keputusan besarnya memilih membela Timnas Aljazair ketimbang Prancis.
Meski sempat memperkuat Prancis di level junior, kiper berusia 27 tahun ini mantap mengikuti jejak akar keluarganya dan kini menjadi andalan di bawah mistar gawang Aljazair pada Piala Afrika 2025.
Keputusan ini didasari oleh ikatan batin yang kuat dengan tanah leluhur, terutama sosok sang kakek yang menjadi inspirasi utamanya.
"Ketika saya memikirkan Aljazair, yang saya ingat adalah kakek saya. Sejak kecil, budaya Aljazair sudah sangat kental dalam keluarga kami," ujar Luca Zidane kepada BeIN Sports France.
Luca menegaskan bahwa restu dan dukungan penuh dari keluarga, khususnya sang kakek, menjadi faktor penentu di balik keberaniannya berpindah federasi.
"Dia mendukung saya. Dia berkata, ‘Hati-hati, ini pilihanmu. Saya bisa memberi saran, tetapi keputusan akhir ada di tanganmu’," tutur Luca menirukan pesan kakeknya.
Kebahagiaan sang kakek tak terbendung setiap kali Luca mendapatkan panggilan tugas negara untuk membela The Desert Foxes.
"Saya berbicara dengannya sebelum membela tim nasional, dan dia sangat bahagia dengan langkah ini. Setiap kali saya mendapat panggilan timnas, dia selalu menelepon dan mengatakan bahwa saya membuat keputusan yang tepat dan dia bangga kepada saya," ungkapnya haru.
Langkah Luca berganti kewarganegaraan ini terbilang mengejutkan publik, mengingat ia baru merealisasikannya saat usia kariernya sudah matang, yakni 27 tahun.
Baca Juga: Kandas! Akui Tak Bisa Bahasa Inggris, Zinedine Zidane Tak Mungkin Latih Liverpool
Sejak awal karier profesionalnya, Luca memang berusaha mengukir jalannya sendiri dengan menjadi penjaga gawang, berbeda jauh dari posisi ayahnya yang merupakan maestro lini tengah.
Debutnya bersama Aljazair pun berjalan manis saat ia dipercaya tampil sebagai starter melawan Sudan pada laga perdana Grup E Piala Afrika 2025, Rabu (24/12).
Disaksikan langsung oleh Zinedine Zidane dari tribun, Luca membantu timnya menang telak 3-0 dan sempat melakukan penyelamatan krusial saat skor masih 1-0.
Menariknya, jika di level klub bersama Granada ia selalu menggunakan nama punggung "Luca", di Timnas Aljazair ia dengan bangga mengenakan nama "Zidane".
Perubahan nama di jersi ini adalah simbol penghormatan tertingginya kepada sang kakek dan asal-usul keluarganya.
"Bagi saya, bisa menghormati kakek saya dengan bergabung bersama tim nasional sangatlah penting. Seragam berikutnya dengan nama di punggung itu akan saya dedikasikan untuknya," pungkas Luca, demikian Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
El Clasico Jadi Neraka untuk Real Madrid, Barcelona Angkat Trofi La Liga ke-29
-
Timnas Indonesia vs Jepang, Ujian Kelayakan Lolos Piala Dunia 2030
-
Berstatus Juara, Garudayaksa FC Siap Bersaing di Super League 2026-2027
-
Derbi ASEAN di Piala Asia 2027, Herdman Tuntut Timnas Indonesia Tampil Total Lawan Thailand
-
Hasil Persija vs Persib: Macan Kemayoran Takluk 1-2 di Segiri
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026